JAKARTA – Indonesia dipastikan masih punya nafas untuk menyelesaikan kisruh dualisme kompetisi hingga jatuh tempo, 15 Juni mendatang. Pasalnya, jelang kongres FIFA di Budapest pada 24-27 Mei nanti, Indonesia takkan masuk agenda pembicaraan Sepp Blatter cs.
Hal itu dikonfirmasi ketua umum PSSI – Djohar Arifin, bahwa Indonesia masih mendapat kepercayaan untuk menyelesaikan problem internal ini, hingga deadline yang sudah ditentukan FIFA, 15 Juni 2012. PSSI bisa berterima kasih kepada delegasi AFC yang melobi ke FIFA, agar pembicaraan Indonesia di-skip alias dilewati pada Kongres di Hungaria itu.
“Ya kita patut berterima kasih kepada kawan-kawan di AFC, Indonesia takkan menjadi pembahasan dalam agenda kongres FIFA di Budapest nanti. Masalahnya bagi FIFA ini kan dualisme kompetisi dan mereka juga pastinya mengharapkan bisa selesai secepat mungkin,” papar Djohar di kantor PSSI, Senin (14/5/2012).
“Tapi nanti sebelum kongres, kita juga akan membicarakan progres penyelesaian ke hadapan FIFA. Tapi yang sudah pasti, kita (masalah kisruh PSSI), sementara akan dilewati dan diberi waktu hingga tempo 15 Juni itu.
Sementara tim gugus tugas (task force) yang dibentuk FIFA mengurusi problematikan PSSI saat ini, belum melaporkan kelanjutan ‘penginvestigasian’ masalah di tubuh induk sepakbola tanah air itu. Untuk kelanjutannya, PSSI akan kembali mengadakan pertemuan dengan tim task force dalam waktu dekat.
“Kita rencananya akan mengadakan pertemuan dengan task force untuk kedua kalinya, membahas langkah lanjutan yang harus diambil demi percepatan penyelesaian masalah kita. PSSI memang dianjurkan untuk kembali duduk bersama dan kita akan lakukan itu dalam waktu dekat ini,” pungkas Djohar.
(Fitra Iskandar)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.