City Juara Premier League Secara Dramatis

|

Auzan Julikar Sutedjo - Okezone

Manchester City merayakan trofi Premier League musim 2011-2012/Getty Images

City Juara Premier League Secara Dramatis
MANCHESTER – Gol Sergio Aguero di menit terakhir injury time berhasil mengantar Manchester City juara Premier League 2011/2012 secara sangat dramatis. City juara usai mengalahkan QPR 3-2.

Bertanding di Etihad Stadium pada Minggu (13/5/2012) malam WIB, fans City tampak begitu bersemangat mendukung kesebelasannya. Lapangan tampak dipenuhi oleh kertas-kertas yang dilemparkan oleh para pendukung tuan rumah.

Sejak kick off dimulai City langsung mengambil inisiatif permainan. Dimotori oleh David Silva, anak-anak asuh Roberto Mancini ini secara bergelombang terus membombardir pertahanan QPR.

Peluang pertama tuan rumah baru hadir di menit ke-16 saat tendangan Silva masih bisa ditangkap oleh kiper QPR Paddy Kenny. Strategi pelatih QPR Mark Hughes yang menempatkan hingga 10 pemain di kotak penalti sendiri membuat City kesulitan.

Para pemain Citizens juga tampak ingin buru-buru mencetak gol. Selain itu, Silva juga berkali-kali memaksakan diri hendak menerobos dua-tiga pemain QPR sendirian.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-40. Tendangan Zabaleta di dalam kotak penalti QPR sebenarnya masih bisa ditahan oleh Kenny tapi bola tetap meluncur deras hingga akhirnya masuk ke dalam gawang. Gol!

City 1 QPR 0. Gol vital Zabaleta tadi menjadi satu-satunya gol yang tercipta di babak pertama. City pun kini diambang juara.

Namun, kejutan besar terjadi di babak kedua. QPR berhasil menyamakan kedudukan memanfaatkan blunder Joleon Lescott.

Pada menit ke-48, Djibril Cisse berhasil menjebol gawang City. Tendangannya memanfaatkan sundulan tak sempurna Lescott berhasil menjebol gawang Joe Hart. Gol!

City 1 QPR 1. Pada menit ke-54, QPR terpaksa bermain dengan 10 orang setelah Joey Barton dikartu merah wasit akibat melanggar Carlos Tevez. Sebelum meninggalkan lapangan, gelandang kontroversial tersebut sempat menendang kaki Sergio Aguero.

12 menit kemudian, QPR yang hanya bermain dengan 10 orang secara luar biasa berhasil unggul. Overlaping pemain pengganti Armand Traore di sisi kanan pertahanan City berhasil diselesaikan Jamie Mackie yang tak terkawal lewat sundulannya. Gol!

City 1 QPR 2. Gelar juara yang sudah ada di depan mata City terancam lepas. Mancini pun bereaksi dengan memasukkan dua penyerang tambahan, Edin Dzeko dan Mario Balotelli, sehingga Citizens kini bermain dengan empat orang striker pada 15 menit terakhir.

Namun, upaya City selalu mentok karena penampilan brilian Paddy Kenny. Kenny berkali-kali mementahkan upaya para penyerang City.

Di saat gelar juara tampaknya sudah lepas, mukjizat itu hadir pada menit ke-90 dan menit ke-94. Pada menit ke-90, sundulan Edin Dzeko berhasil menyundul masuk bola memanfaatkan sepak pojok David Silva. Gol!

City 2 QPR 2. Para pemain City kembali yakin bisa meraih gelar. Waktu tambahan lima menit pun menjadi asa terakhir mencetak gol penentu kemenangan.

Benar saja, pada menit ke-94, Sergio Aguero secara fantastis berhasil menceploskan bola lewat tendangan dari tiang dekat. Gol!

City 3 QPR 2. Seisi Etihad Stadium pun meledak dalam kegembiraan. Seluruh pemain City mengerubungi Aguero. Mancini pun merayakannya bersama seluruh staf The Citizens. Manchester City akhirnya keluar sebagai juara Premier League 2011/2012 dengan cara yang tidak bisa lebih dramatis dari ini.

Susunan pemain
Manchester City (4-2-2-2): 25-Hart; 5-Zabaleta, 4-Kompany, 6-Lescott, 22-Clichy; 42-Yaya Toure (34-De Jong 45’), 18-Barry (10-Dzeko 68’); 21-Silva, 19-Nasri ; 32-Tevez(45-Balotelli 76’), 16-Aguero.
Cadangan: 30-Pantillimon, 2-Richards, 13-Kolarov, 7-Milner.

QPR (4-4-2): 1-Kenny; 42-Onouha, 35-Ferdinand, 3-Hill, 34-Taiwo; 32-Wright-Phillips17-Barton, 4-Derry, 12-Mackie; 52-Zamora (10-Bothroyd 76’), 9-Cisse (13-Traore 59’)..
Cadangan: 24-Cerny, 6-Gabbidon, 14-Buzsaky, 7-Taarabt, 9-Campbell.
(auz)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    "Hanya Keberuntungan yang Dibutuhkan Roma"