Chelsea Kampiun FA Cup

|

Auzan Julikar Sutedjo - Okezone

John Terry dan Frank Lampard bersama para pemain Chelsea lainnya marayakan keberhasilan menjuarai FA Cup/Getty Images

Chelsea Kampiun FA Cup
LONDON – Chelsea sukses meraih FA Cup. The Blues mengalahkan Liverpool 2-1 pada final yang seru dan menegangkan di Stadion Wembley.

Belum satu menit laga berjalan, Didier Drogba sudah melepaskan tendangan yang masih melayang di atas mistar gawang Pepe Reina.

Ada statistik menarik, dalam tiga kesempatan Liverpool mengalahkan Everton di semifinal FA Cup sebelum musim ini, The Reds selalu kalah di final.

Hanya ada tiga tim yang berhasil memenangi Carling Cup dan FA Cup secara bersamaan. Arsenal pada musim 1992/1993, Liverpool pada 2000/2001, dan Chelsea pada 2006/2007.

Pada menit ke-11 Chelsea unggul. Berawal dari umpan terobosan Juan Mata, Ramires yang berlari menyongsong bola berhasil memenangi duel melawan Jose Enrique.

Pemain Brasil berusia 25 tahun ini lantas melepaskan tembakan ke tiang dekat yang tidak bisa ditahan Pepe Reina. Gol!

Chelsea 1 Liverpool 0. Dalam 33 pertandingan FA Cup terakhirnya—tidak termasuk laga yang mesti diakhiri adu penalti—, Chelsea baru kalah satu kali.

Liverpool nyaris membalas secara kontan. Namun, tendangan Craig Bellamy pada menit ke-14 masih bisa diblok para pemain Chelsea.

The Reds yang hanya bisa sekali clean sheet dalam delapan final FA Cup terakhirnya—saat menang 2-0 melawan Sunderland di final 1992—pun tertinggal 0-1 di babak pertama.

Babak kedua dimulai, kedua tim belum melakukan pergantian pemain. Chelsea memenangi lima dari enam final FA Cup terakhir mereka, dengan empat diantaranya diraih melalui clean sheet.

Pada menit ke-52, Chelsea unggul 2-0. Drogba membuat sejarah dengan mencetak gol ke gawang Pepe Reina. Akibat tidak dijaga terlalu ketat oleh Martin Skrtel, Drogba bisa melepaskan tendangan mendatar ke tiang jauh yang tak mampu ditepis Pepe Reina.

Disebut bersejarah karena dengan golnya itu, Drogba menjadi pemain pertama yang berhasil mencetak gol di empat final FA Cup yang berbeda.

Bahkan, bila tidak menghitung laga Community Shield, Drogba berarti selalu mencetak gol dalam delapan pertandingannya di Stadion Wembley.

Pada menit ke-64, Liverpool memperkecil kedudukan 1-2. Penyelesaian luar biasa dari pemain pengganti Andy Carroll setelah sebelumnya meliuk-liuk memperdaya John Terry berhasil membobol gawang Petr Cech. Gol!

Liverpool back in the game. Dan mereka nyaris comeback sekaligus menyamakan kedudukan andai Petr Cech tidak melakukan penyelamatan brilian pada menit ke-82.

Lagi-lagi Carroll menghadirkan teror. Sundulannya dari jarak dekat sepintas sudah masuk gawang. Namun, asisten wasit Steve Burt tidak melihat itu sebagai gol.

Terlepas dari apakah bola sudah masuk ke gawang atau belum, penyelamatan Cech sungguh luar biasa. Penyelamatan satu tangannya membuat Chelsea akhirnya keluar sebagai juara.

Gelar juara bagi Roberto Di Matteo ini bermakna dalam tiga gelaran FA Cup terakhir, pelatih klub juara selalu berasal dari Italia. Carlo Ancelotti bersama Chelsea pada 2010, Roberto Mancini bersama Manchester City pada 2011, dan Di Matteo pada tahun ini.

Susunan pemain:
Chelsea (4-2-3-1): 1-Cech; 17-Bosingwa, 2-Ivanovic, 26-Terry, 3-Cole; 12-Mikel, 8-Lampard; 7-Ramires (16-Meireles 77’), 10-Mata (15-Malouda 90’), 21-Kalou; 11-Drogba.
Cadangan: 22-Turnbull, 19-Ferreira, 5-Essien, 23-Sturridge, 9-Torres.

Liverpool (4-2-3-1): 25-Reina; 2-Johnson, 37-Skrtel, 5-Agger, 3-Enrique; 20-Spearing (9-Carroll 55’), 14-Henderson; 19-Downing, 8-Gerrard, 39-Bellamy (18-Kuyt 79’); 7-Suarez.
Cadangan: 32-Doni, 23-Carragher, 34-Kelly, 33-Shelvey, 11-Maxi.
(auz)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Falcao Bak Harimau Lapar