Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Demi Negara, Operasi Valencia Ditunda

Muhammad Indra Nugraha , Jurnalis-Jum'at, 06 April 2012 |22:16 WIB
Demi Negara, Operasi Valencia Ditunda
Antonio Valencia. (Foto: Getty Images)
A
A
A

MANCHESTER – Demi meloloskan negaranya di babak kualifikasi Piala Dunia 2014, Antonio Valencia siap menunda operasi pada engkelnya. Hal tersebut, diungkapkan langsung oleh pelatih timnas Ekuador, Reinaldo Rueda.

Seperti diketahui, pada tahun 2010 lalu pemain Manchester United ini mengalami cedera cukup parah pada engkelnya (patah). Bahkan, dirinya harus menepi dari lapangan hingga enam bulan.

Namun, saat ini kondisi Valencia telah pulih dan kembali tampil impresif dengan United. Tetapi, pada engkel Valencia masih terdapat pen yang harus diangkat dan rencananya pen tersebut akan dilakukan pada akhir musim ini.

Sepertinya, jadwal pengangkatan pin pada Valencia harus mengalami penundaan. Pasalnya, timnas  Ekuador sangat membutuhkan kontribusinya di babak kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan Argentina pada Juni mendatang.

“Saya telah memantau kondisinya (Valencia) dari bulan Januari dan setuju untuk terus melihat perkembangan dirinya. Saya pun telah berbicara dengannya beberapa waktu lalu, dan ia dalam kondisi cukup baik,” ungkap Rueda seperti dilansir Sky Sport, Jumat (6/4/2012).

Untuk masalah pen, sang pelatih merasa bukan suatu masalah yang cukup signifikan. Pasalnya, tidak akan terlalu menggangu permainan dan  kondisi dari Valencia.

“Semua dipastikan akan berjalan dengan baik. Pen tersebut tidak akan mengganggunya dan ia pasti akan bergabung dengan timnas pada babak kualifikasi Piala Dunia mendatang,” pungkasnya.

(Muhammad Indra Nugraha)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement