LONDON – Lolos dari hadangan Benfica di perempat final dengan agregat 3-1, membuncahkan kepercayaan diri Chelsea yang bakal menyongsong Barcelona di semi final. Kali ini, bisa jadi waktu yang tepat untuk menebus kekalahan kontroversial di pertemuan terakhir mereka.
Kenangan getir itu terjadi di musim 2008/2009 di mana Chelsea dieliminasi Blaugrana secara kontroversial di kandang mereka sendiri. The Blues kandas di babak empat besar setelah harus menelan hasil imbang 1-1 di kandang, sementara dalam laga tandang, Chelsea hanya bermain imbang tanpa gol, 0-0.
“Semua orang di klub ini punya urusan yang belum tuntas dengan Barcelona,” cetus salah satu punggawa Chelsea, Frank Lampard kepada Sky Sports, Kamis (5/4/2012).
“Meski begitu, anda harus tetap respek terhadap mereka yang sekarang ini dianggap tim terbaik di dunia. Tapi memori laga itu (2008/2009) masih melekat di ingatan kami. Kali ini, kami harus membawa hasil yang berbeda dan berusaha mengalahkan mereka,” tegasnya lagi.
Sistem permainan unik nan indah milik Barca tetap akan menjadi sorotan mereka. Dengan permainan seperti itu, Lampard masih mencoba sedikit merendah dengan tetap menempatkan Barca sebagai pihak yang difavoritkan.
“Tapi yang jelas, mereka pasti akan jadi tim favorit berkat sistem permainan mereka. Tapi kami juga punya keyakinan pada diri sendiri. Performa kami harus berada dalam kondisi terbaik jika ingin mendulang hasil positif atas mereka dan kami percaya diri bisa melakukannya,” pungkas sepupu legenda Inggris, Jamie Redknapp itu.
(Randy Wirayudha)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.