JAKARTA - Tidak seperti yang sebelumnya dikatakan oleh Ketua Komisi Disiplin Bernhard Limbong, bahwa pertemuan dengan klub-klub Indonesian Super League (ISL) hari untuk membicarakan rekonsiliasi menjelang Kongres Tahunan PSSI 17-18 Maret nanti, pertemuan tadi tak sedikitpun membicarakan masalah Kongres.
Direktur Marketing Persib Bandung, M. Farhan mengungkapkan, pertemuan yang awalnya mengundang 13 klub ISL tapi hanya dihadiri oleh Persib itu merupakan langkah yang baik untuk mengurai benang kusut sepakbola, khususnya kompetisi di Indonesia.
Dia mengatakan, Persib akan selalu welcome atas tindakan PSSI yang dianggap punya niat baik untuk persepakbolaan tanah air.
“Dalam pertemuan tadi, tidak ada agenda kongres. Kami juga berkomunikasi dengan klub ISL dan KPSI. Kami dibebaskan untuk mengambil langkah," terang Farhan kepada wartawan di Hotel Crowne Plaza, Jakarta, Rabu (14/3/2012).
"Kita sih kalau diundang akan selalu datang. Kalau PSSI mengundang, kami tidak akan mengingkari, karena induk organisasi. KPSI mengundang, pasti kita hadiri karena kita punya komitmen dengan teman-teman. Dua-duanya punya niat baik," paparnya.
Farhan juga menolak bila sikap Persib ini dianggap sebagai bermuka dua atau memainkan dua kaki di dua kubu. Pihaknya hanya berharap segala masalah bisa terselesaikan dan kompetisi bisa menjadi satu.
"Inilah bagus pertemuan ini, karena tidak ada yang bersikap: Belum apa-apa sudah kasih syarat. Nah, kita tak mau dari pihak PSSI atau kami sudah kasih syarat kalau mau duduk bersama," tuturnya.
"Saya yakin, semua ingin yang terbaik saat ini, terutama soal kompetisi. Kita harapkan kita juga punya satu liga, satu prestasi dan tentu satu untuk Indonesia," tandasnya.
(Achmad Firdaus)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.