Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

AFC Kampanyekan Stop Kekerasan Terhadap Perempuan

Arpan Rachman , Jurnalis-Minggu, 04 Maret 2012 |18:04 WIB
AFC Kampanyekan Stop Kekerasan Terhadap Perempuan
Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) (Foto: AFC)
A
A
A

KUALA LUMPUR - Konfederasi Sepakbola Asia (AFC), Federasi Sepakbola Nepal (ANFA), dan Saathi - sebuah organisasi nonpemerintah yang bekerja untuk mengatasi kekerasan terhadap perempuan di Nepal - telah bekerja sama dalam bidang pemberdayaan perempuan melalui turnamen sepak bola bernama AFC Challenge Cup 2012 yang akan dimainkan di Kathmandu pada8-19 Maret mendatang.
 
Pembukaan kompetisi yang diikuti delapan negara tersebut bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional dan turnamen itu akan digunakan sebagai platform untuk mempromosikan kampanye 'Stop Kekerasan Terhadap Perempuan'.
 
Kampanye dengan aksi membentangkan spanduk, sedangkan tim yang berpartisipasi berjanji memberikan dukungan mereka untuk menghentikan kekerasan dalam rumah tangga. Sementara untuk pertama kalinya, anak-anak dari rumah perlindungan Saathi akan mengawal pemain sebelum pertandingan dimulai.
 
Sebuah pertandingan sepakbola persahabatan juga akan diselenggarakan antara anak-anak jalanan di Kathmandu yang berada di tempat penampungan Saathi menghadapi anak-anak telantar dari Voice of Children pada 9 Maret di Kompleks ANFA, Kathmandu, Nepal.
 
AFC Challenge Cup 2012 akan dibuka oleh Presiden FIFA Sepp Blatter di hadapan Pejabat Presiden AFC Zhang Jilong, Presiden ANFA Ganesh Thapa, Menteri Pemuda dan Olahraga Nepal Kamala Roka dan, Presiden Saathi Rana Bandana.
 
Masih dalam rangkaian kampanye, sebuah drama menyoroti kekerasan berbasis gender dan sepakbola sebagai alat perubahan sosial yang dimainkan oleh anak-anak dari Akademi ANFA dan gadis-gadis remaja dari Saathi shelter, akan dipentaskan di Rastriya Nach Ghar pada 11 Maret.
 
AFC merasa yakin semangat Fair Play harus dijunjung tinggi tidak hanya di lapangan, tetapi juga di rumah dan dalam kehidupan umum untuk menjamin masyarakat yang bebas kekerasan, di mana perempuan diperlakukan dengan terhormat dan memiliki martabat yang setara dengan laki-laki.
 
"Ini adalah saat yang penting untuk merayakan perjuangan demi hak-hak perempuan di ranah ekonomi, sosial, politik dan budaya dan untuk menyorot prestasi perempuan di seluruh dunia," demikian bunyi petikan komunike seperti dilansir okezone dari markas AFC di Kuala Lumpur, Minggu (4/3/2012).
 

(Windi Wicaksono)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement