NAPOLI - Chelsea harus mengakui keunggulan Napoli 1-3 pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Andre Villas-Boas (AVB) mengaku frustasi melihat banyaknya kesalahan yang dibuat pertahanan The Blues.
Tanpa kehadiran pemain belakang andalan John Terry yang mengalami cedera, memang membuat duet Edinson Cavani dan Ezequiel Lavezzi merajalela mengobrak-abrik pertahanan tim asal Inggris tersebut. Hasilnya, Cavani dan Lavezzi berhasil membalas gol yang lebih dulu dicetak Juan Mata.
"Setelah kami unggul 1-0 kami membuang banyak peluang, kemudian kami seharusnya bisa bertahan lebih baik. Kesalahan saat melawan Napoli, yang mana menyerang adalah kekuatan mereka, sudah tentu anda akan dihukum dengan sebuah gol," sesal AVB.
"Seharusnya gol ketiga tidak boleh terjadi dan ketinggalan satu gol akan menjadi sebuah keuntungan untuk menjamu Napoli di kandang lawan. Tentu, hasil 1-3 ini merupakan sebuah hasil yang sulit, namun bukannya mustahil," lanjut mantan pelatih Porto itu.
AVB mengatakan, meski peluang Chelsea untuk lolos sangat tipis, namun Frank Lampard dkk masih berpeluang untuk lolos. Dengan catatan, The Blues minimal mengalahkan Napoli dengan skor 2-0 di Stamford Bridge.
"90 menit pertama sudah lewat. Namun, kami masih memiliki 90 menit lagi untuk mengembalikan keadaan. Kami harus mencari tahu apa yang terjadi, kami harus melakukan ini lebih baik dan memiliki pengetahuan dengan pilihan penyerang," tandasnya dilansir Football-Italia, Rabu (22/2/2012).
(Hendra Mujiraharja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.