JEPARA - Rekor tak pernah kalah Semen Padang FC akhirnya terhenti di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (19/2/2012). Persijap jadi tim pertama yang mampu mengalahkan SP di musim ini.
Dalam laga pekan ke-11 Indonesian Premier League (IPL) itu, Ferdinand Sinaga dan kawan-kawan dipaksa menyerah lewat skor tipis 0-1. Gol tunggal kemenangan Persijap dicetak Banaken Basoken di menit 51.
Meski menang, tambahan tiga poin belum mampu mengangkat Persijap dari peringkat 11 klasemen sementara IPL. Begitupun Semen Padang yang tetap bercokol di tempat kedua dengan poin 16, selisih satu poin dengan Persibo yang memuncaki klasemen sementara. Persibo mendapat tambahan satu poin setelah bermain imbang melawan PSM Makassar di waktu yang sama.
Sukses Persijap menundukkan Semen Padang merupakan kemenangan kedua mereka setelah pekan lalu mempermalukan Persiba Bantul, juga dengan skor 1-0. Hasil positif di dua laga terakhir itu otomatis menyelamatkan posisi Agus Yuwono dari kursi pelatih yang sebelumnya mendapat ancaman pemecatan dari manajemen Persijap.
"Ini pertandingan yang cukup dramatis dan penuh memori bagi saya karena Nil Maizar merupakan teman lama saya. Kami sudah lama tidak bertemu dan malam ini ketemu dalam suasana yang berbeda. Nil membawa tim yang sudah mapan sementara tim saya masih mencari bentuk," kata Agus Yuwono usai pertandingan seperti dikutip situs resmi IPL.
"Mereka main satu hati, tidak menonjolkan ego masing-masing. Ya begitulah seharusnya main bola. Lapangan yang becek memang cukup menyulitkan, tapi di babak kedua hujan sudah reda dan kami mulai bisa memainkan bola," sambung pelatih asal Malang itu.
Sementara Nil Maizar, pelatih Semen Padang, mengaku timnya sedang tidak dipayungi keberuntungan. Kata Nil, strategi maupun taktik permainan sudah berjalan sesuai yang dia inginkan. "Anak-anak banyak menciptakan peluang tapi keberuntungan lagi berpihak pada Persijap. Secara statistik kita unggul namun Allah belum memberikan kemenangan untuk Semen Padang," tuturnya.
Nil tidak memasalahkan lapangan yang becek karena toh Persijap juga mengalami kesulitan yang sama. "Saya kira itu tidak bisa dijadikan alasan karena Persijap juga menggunakan lapangan yang sama," tambah kandidat pelatih tim Indonesia Selection dalam laga persahabatan melawan Inter Milan, Mei mendatang itu.
(Achmad Firdaus)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.