JAKARTA - Keputusan AFC berikan izin Persipura Jayapura bermain di Liga Champions Asia (LCA), langsung membuat Boas Salossa dkk bergegas untuk bersiap. Kamis (16/2/2012) nanti, tim berjuluk 'Mutiara Hitam' tersebut akan menjalani laga play off di Hindmarsh Stadium, markas Adelaide United.
Keputusan badan sepak bola tertinggi Asia mengikuti putusan sela Court of Arbitration for Sports (CAS), disambut baik oleh seluruh awak klub kebanggaan masyarakat Papua tersebut. Dalam surat keputusan AFC yang ditujukan kepada Sekertaris Jendral (Sekjen) PSSI, Tri Goestoro, dan Ketua Federasi Sepakbola Australia, Ben Buckley, membuat Persipura bergegas mempersiapkan segala keperluan termasuk pengurusan surat izin keluar negeri untuk seluruh pemain dan offisial tim.
"Kami sudah siapkan semuanya mulai dari keputusan itu disampaikan AFC. Lumayan pontang-panting juga kami mempersiapkan segala keperluan keberangkatan ke Australia. Kami tentu saja bersyukur dengan adanya kabar tersebut. Dan seraca tim, sudah tidak ada lagi masalah," ungkap Ketua Harian Persipura, Lasya.
Bisa berlaganya Persipura diajang LCA, juga disyukuri juru taktik tim 'Mutiara Hitam', Jacksen F Tiago. Pelatih berkewarganegaraan Brasil ini menyatakan, jika keberhasilan Persipura kembali mendapatkan haknya, adalah kerja luar biasa para manajemen Persipura. Dan itu harus diapresiasi oleh seluruh masyarakat Indonesia. Karena pada akhirnya Indonesia mempunyai wakilnya di LCA.
"Tentu saja kami syukuri keputusan tersebut. Ini tentu jadi keputusan yang sangat luar biasa, disaat kondisi sepak bola Indonesia dalam keadaan yang tidak bagus. Tentu kami sangat apresiasi apa yang telah diperjuangkan manajemen Persipura. Manajemen terus berjuang sekuat tenaga mengejar apa yang jadi hak kami," terang Jacksen.
Walau begitu, Big Man, julukukan Jacksen, mengakui jika timnya hanya memiliki waktu persiapan yang minim jelang pertandingan 16 Februari mendatang. Dari keputusan yang dikeluarkan AFC, otomatis hanya ada lima sampai empat hari untuk Persipura menyiapkan diri menjalani partai krusial tersebut. Jacksen pun menuturkan, tidak mungkin dengan waktu persiapan yang sedikit timnya memiliki persiapan yang bagus.
"Tanggal 16 Februari kami bertanding, sedangkan kami baru dapat kabar kepastian tadi malam (kemarin malam). Secara logika saja, apakah dengan waktu persiapan yang sangat sempit seperti itu pas untuk menjalani sebuah laga internasional. Tentu saja kami hanya memiliki waktu persiapan yang apa adanya. Karena memang waktu persiapan sendiri tidak pas," tutur pelatih kelahiran 28 Mei 1968 tersebut.
Walau kenyataannya hanya memiliki waktu persiapan yang sangat minim, pelatih yang sempat memperkuat klub asal Singapura, Geylang United, semasa aktif bermain, tetap yakin dengan anak-anak asuhnya. Big Man hanya berpesan kepada Boas dkk, untuk tidak jadi terbebani dalam menjalani laga kontra The Reds, julukan Adelaide United.
"Saya bilang kepada anak-anak, jika kami harus bisa menikmati pertandingan nanti. Jangan sampai merasa terbebani dan jadi bermain tidak lepas. Walau pada akhirnya Persipura bisa mendapatkan haknya bermain di LCA, ini didapat bukan dari sesuatu yang wajar. Jadi jangan sampai laga nanti jadi membebani permainan di lapangan," tandas Jacksen.
Salah satu pemenang laga yang dimainkan Persipura dan Adelaide United, akan tergabung di Grup E LCA. Salah satu dari keduanya pun sudah ditunggu Bunyodkor FC, yang jadi jawara liga Uzbekistan. Satu tim lainnya, akan diisi wakil Jepang dari J-League, Gamba Osaka. Sedangkan satu kontestan lainnya, masih diperebutkan Pohang Steelers (Korea Selatan) dan Chonburi FC (Thailand) dalam laga play off lainnya.
(A. Firdaus)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.