"Modric Jadi Incaran Tim-tim Besar"

Muhammad Indra Nugraha - Okezone
Selasa, 7 Februari 2012 01:34 wib
Luka Modric. (Foto: Getty Images)
Luka Modric. (Foto: Getty Images)
LONDON – Luka Modric tengah tampil cemerlang bersama Tottenham Hotspur pada musim ini yang membuat dirinya kembali dilirik oleh klub-klub papan atas di Premier League. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh pemain Everton, Steven Pienaar.

Perlu diketahui, Pienaar sendiri pernah bermain untuk The Lilywhites dan lebih memilih untuk kembali bermain dengan Everton pada bursa transfer pemain pada bulan lalu. Pienaar menilai mantan rekannya di Spurs itu sudah lama menjadi incaran klub besar di Inggris.

Salah satunya adalah Chelsea yang juga pernah menawarkan 40 juta Pounds namun ditolak mentah-mentah oleh Spurs. Oleh karena itu, ia meminta mantan klub untuk mewaspadai kepindahan Modric ke tim lain. Di mana Modric tengah menjadi sosok cukup penting bagi kemenangan Spurs akhir-akhir ini.

“Luka (Modric) adalah seorang pemain berkelas bagi Spurs. Bila dirinya pergi, benar-benar sulit membayangkan apa yang akan terjadi di sana nantinya,” ujar Pienaar seperti dikutip Sunday Mirror, Selasa (7/2/2012).

“Dia benar-benar sosok yang penting bagi tim. Tottenham akan mendapatkan tantangan yang berat untuk mempertahankannya lagi. Namun, cukup sulit bagi mereka ketika pemain seperti Luka ingin pindah ke klub lain,” sambungnya.

Pienaar juga menilai turunya performa Modric pada awal musim ini, karena faktor akan kepindahannya dari White Hart Line. Namun, Pienaar tetap merasa rekannya adalah seorang yang profesional hingga membuat rekan-rekannya di Spurs senang dengannya.

“Ia telah mengawali momen yang cukup sulit pada awal musim ini, karena harus memikirkan masa depannya di tim. Namun, ia pemain yang cukup profesional dan usai peluang kepindahannya dari Spurs pergi, ia tetap memberikan yang terbaik bagi tim,” ungkapnya.

“Dia pemain yang menyenangkan dan itulah kenapa para pemain – termasuk saya sangat senang dengan dirinya. Tapi dari beberapa pengalaman saya, bila ada sebuah kesempatan bagi pemain untuk pergi namun dihalangi oleh klubnya, maka hal tersebut dapat membuat pemain jadi sulit berkonsentrasi," pungkasnya. (acf)
TWITTER »
twit