PSSI Akan Siapkan Pengacara Lawan CAS

Minggu, 5 Februari 2012 18:46 wib
Djohar Arifin.(foto:Okezone)
Djohar Arifin.(foto:Okezone)
JAKARTA - PSSI tidak tinggal diam menanggapi wacana pembayaran denda, atas putusan Court of Arbitration for Sports (CAS) soal kasus Persipura Jayapura. Selain akan siapkan bukti-bukti, federasi tertinggi sepak bola Indonesia tersebut berencana siapkan tim pengacara jika dibutuhkan.
 
Tim berjuluk Mutiara Hitam sempat dikabarkan memenangi, putusan sela kasus yang dibawanya ke CAS. Lewat putusan sela yang dikeluarkan CAS, Kamis (2/2), Boas Salossa dkk dikabarkan bisa saja kembali bisa bermain di Liga Champions Asia (LCA) musim kompetisi 2011/2012.
 
Peluang Persipura sendiri awalnya tertutup, karena bermain di kompetisi tidak resmi PSSI, Indonesia Super League (ISL). Dan kali ini tidak hanya peluang yang kembali terbuka, dalam tuntutan klub kebanggaan masyarakat Papua tersebut ada usaha untuk mendenda PSSI sebesar USD1, 982 juta. Atau jika dirupiahkan setara dengan Rp10 sampai 11 Miliar.
 
Dengan adanya wacana itu, PSSI tidak tinggal diam. Organisasi pimpinan Djohar Arifin Husin ini berencana siapkan beberapa strategi mematahkan hal itu. Selain menyiapkan beberapa bukti jika PSSI sebenarnya mendukung Persipura bisa bermain di LCA, PSSI juga akan siapkan pengacara jika wacana pembayaran denda ini benar-benar terjadi.
 
"Kami tentu heran, kenapa kami yang diwacanakan dijatuhi denda. Padahal, selama ini kami mendukung Persipura jadi wakil Indonesia di LCA. Kami akan terus komunikasikan masalah ini dengan CAS. Kami akan terus beri bukti jika kami mendukung Persipura. Jika perlu, kami akan siapkan lawyer," jelas Djohar, saat dihubungi HATTRICK, kemarin.
 
Pria yang juga mantan pemain belakang PSMS Medan ini, juga selalu menyatakan jika dirinya senang jika Persipura bisa benar-benar berlaga di LCA. Namun, apakah keputusan final CAS pada 10 Februari mendatang benar-benar memenangkan Persipura ? Masih belum bisa dijawab saat ini. Karena putusan sela yang dikeluarkan CAS, harus melihat beberapa keputusan yang akan diambil tiga pihak tergugat yaitu PSSI, AFC, dan Adelaide.
 
Jika ketiga tergugat di atas setuju dengan prosedur yang diajukan CAS, bisa saja putusan itu akan benar-benar final terlaksana pada 10 Ferbuari mendatang. Tapi jika tidak, putusan tersebut belum bisa disimpulkan. Dan kabar yang berkembang sejauh ini, pihak Adelaide sudah secara resmi menolak permintaan prosedur yang diajukan oleh pihak CAS.
 
"Utamanya kami sangat senang jika Persipura bisa kembali berlaga di LCA. Karena selama ini kami juga berusaha untuk mengupayakannya. Tapi usaha itu sempat gagal, karena Persipura tetap memilih main di ISL," tandas Djohar.
(Decky Irawan Jasri (Koran Sindo)/Koran SI/fit)
  • sisi » 0 Tanggapan
    YANG SALAH MUTIARA HITAM SENDIRI KNP MAIN DI ISL....HIDUP PSSI,.............
    Beri Tanggapan Laporkan
  • tania » 0 Tanggapan
    johar johar johar anda ga pantas jadi ketum pssi sebaiknya jadi pemain lenong aje. ada rapat di DPR ga mao datang ,, knapa? takut ktahuan belang nya yacccccc
    Beri Tanggapan Laporkan
  • putra » 0 Tanggapan
    brarti kamu lihat pnya e harry potter doang....dasar pssi kroni lpi. m
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Abdul Kadir » 0 Tanggapan
    menyedihkan dan memalukan kisruh PSSI sampai harus di bawa ke jalur hukum dan tambah rumit,sikap ga konsisten dan egois meruntuhkan sepak bola indonesia dibumbui oleh politik dll organisasi menjadi kotor dan sesat...apa kalian para anggota di organisasi lupa bagaimana perjuangan maladi menjadikan adanya PSSI ngaca dan renungkan woi sikap kalian yang terlalu arogant...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • eko » 5 Tanggapan
    johar arifin...jadi orang harus adil..jangan bermuka dua..
    • kent
      LPI & ISL sama2 ada tim gratisx...mendingan kita tunggu saja final sidang CAS...kita doakan kisruh sepakbola di tanah air cepat selesai.....
    • pusing
      waduh.... jadi berantem sendiri dan saling mencela..., sebaiknya kita semua menunggu saja apa yang akan terjadi dengan sepakbola kita, karena saya yakin yang membaca tulisan ini juga tidak tahu akar masalahnya, dan hanya sekedar membela karena empati saja...., kita semua sudah kehilangan adat ketimuran kita yang saling hormat menghormati, yang ada kita semua saling menghujat..., jadi sekali lagi mohon maaf supaya kita tidak menanggapi polemik ini dan lebih baik wait and see..., kalau ingin membantu, sebaiknya ikut menjadi salah satu pengurus klub sebak bola indonesia dan ikut prosesnya...
    • rina
      he,,,,,,mas yudhi kamu pasti salah satu pendukung LPI ya? liga yang ada klub gratisanya ,,,,,,enak banget ya,....kamu yang ngaca dong mas,,,masa liga yang salah kaprah dibela sihhhhhhhhhhh,..
    • megaloman
      Tidak usah heran..johar arifin sudah jelas orang yg tidak punya pendirian, tidak tegas, bukan pemimpin, sekalipun ngaku profesor tetap saja bisa dijadikan boneka orang lain...gak aneh kalo komentarnya begitu apalagi jika bermental penjilat...
    • yudhi x-class
      jangan 2 muka lhu yg dua .gak sering baca berita .cuma lihat tv nya bakri aja sih........
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit