Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Timnas U-21

Terancam Batal Dapat Atmosfer Pertandingan

Decky Irawan Jasri (Koran Sindo) , Jurnalis-Minggu, 05 Februari 2012 |18:09 WIB
Terancam Batal Dapat Atmosfer Pertandingan
A
A
A

JAKARTA - Rencana uji coba tim nasional (timnas) U-21 dengan Makasar United di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, besok sore, terancam batal. Kondisi lapangan yang buruk, diyakini pelatih timnas muda Merah Putih, Widodo C Putro, akan membuat permainan timnya tidak maksimal. Jika itu terjadi, timnas U-21 kembali batal dapatkan atmosfer pertandingan sesungguhnya.
 
Yosua Pahabol dkk sendiri tengah fokus mempersiapakan diri jelang keikutsertaannya, pada turnamen Sultan Hasanah Bolkiah Trophy di Brunei Darussalam, 27 Februari sampai 5 Maret mendatang. Untuk mendapatkan hasil maksimal, ke-25 pemain yang masih disaring jadi 18 pemain tengah fokus dalam pemusatan latihan di Lapangan Padepokan Volley, Sentul, Bogor, Jawa Barat.
 
Beberapa rangkaian uji coba terus disiapkan Widodo. Sejauh ini, timnas U-21 sendiri sudah menjalani empat laga uji coba. Dari empat laga uji tanding yang sudah dilewati, semuanya berakhir dengan hasil yang sangat positf. Pertama, timnas U-21 berhasil menundukan timnas U-17 dengan skor menyakinkan, 3-0. Kemenangan itu pun kembali diukir, saat bertemu Jakarta FC dengan kedudukan, 2-0. Adapun dua kemenangan lainnya berhasil diraih saat bertemu Persikabo Bogor U-21 dan skuad Persikabo gabungan senior dan U-21, yang masing-masing berakhir, 1-0, dan, 2-0.
 
Tapi di rencana uji coba kelimanya ini, timnas muda Merah Putih mengalami sedikit kendala. Rencana Widodo mengatur laga uji coba di stadion, sepertinya sulit terlaksana dengan kondisi stadion Lebak Bulus yang memprihatinkan. Padalah rencana menggelar laga uji coba di stadion, sangat dibutuhkan anak-anak asuhnya agar mampu merasakan atmosfer pertandingan.
 
"Uji coba dengan Makasar United tetap jadi besok (hari ini). Tapi kemungkinan tidak bisa main di Lebak Bulus. Besok pagi (hari ini) saya akan lihat dulu kondisi lapangan. Kalau memang tidak memungkinkan, ya tidak main di sana. Tapi sayang jika tidak main di sana, kerena kami kembali tidak bisa mendapat atmosfer pertandingan," ungkap Widodo.
 
Widodo menegaskan, jadi hal yang percuma jika dipaksakan bermain dengan kondisi lapangan yang buruk. Menurut pelatih kelahiran Cilacap, Jawa Tengah, 41 tahun silam ini, jika tetap dipaksakan bermain dengan kondisi lapangan seperti itu, malah akan menimbulkan hal-hal negatif pada tim. Selain pemain tidak mampu tampil maksimal, ancaman cedera kemungkinan besar bisa saja terjadi.
 
Mau tidak mau, jika memang kondisi stadion Lebak Bulus tidak bisa digunakan, Widodo berencana mencari tempat lain. Ada dua tempat yang rencananya dijadikan alternatif pilihan. Kedua alternatif tempat di antaranya Lapangan C, Senayan, Jakarta. Atau malah menggelar uji coba di camp pelatihan timnas U-21 di Sentul.
 
Namun, jika pilihan-pilihan tersebut jadi diambil, Widodo pun dipaksa kembali kehilangan rencana awal yang telah diupayakannya. Dimana mantan pelatih Persela Lamongan ini berencana, membuat anak-anak didiknya merasakan atmosfer pertandingan. Karena seperti diketahui, dua tempat yang akan jadi alternatif hanya lapangan biasa. Bukan tempat standar untuk menggelar sebuah pertandingan resmi.
 
"Kalau memang tidak bisa juga Lebak Bulus dijadikan tempat uji coba, mau tidak mau harus kami pindahkan ke Lapangan C atau Sentul. Mau bagaimana lagi, jika itu pilihan terburuknya. Dan kami pastinya, kembali kehilangan kesempatan untuk memberikan satu pelajaran berharga untuk anak-anak. Di mana merasakan atmosfer pertandingan saat masih dalam pemusatan latihan sangatlah penting," papar Widodo.
 
Selain rencana uji coba yang akan dilakukan hari ini, timnas muda Merah Putih pun berencana menggelar tiga laga pemanasan lanjutan. Dari ketiga laga, satu di antaranya yang sudah terjadwal. Jeonbuk Hyundai Motors FC U-21 akan jadi lawan uji coba keenam timnas U-21 pada 10 Februari mendatang. Namun dua laga uji coba lainnya, masih belum didapatkan lawan yang akan dihadapi.
 
"Setelah itu masih ada tiga kali lagi agenda uji coba yang sedang kami siapkan. Satu dengan klub asal Korea Selatan (Jeonbuk Hyundai Motors FC U-21), sedangkan dua laga uji coba lainnya masih belum didapat. Dua laga uji coba terakhir, kami ingin dapat tim yang lebih kuat. Entah dari kompetisi Divisi Utama atau klub yang bermain kasta tertinggi," jelas Widodo.
 
Sementara itu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Bob Hippy menjelaskan, jika laga nanti harus tetap dimainkan di stadion. Kewajiban itu harus dilakukan, karena laga antara timnas U-21 kontra Makasar United akan disiarkan secara langsung oleh televisi. Dengan adanya rencana tersebut menurut Bob, tidak mungkin mengganti tempat uji coba dengan mudahnya.
 
"Tidak mungkin mengganti tempat uji coba dengan mudahnya, karena laga tersebut akan diliput oleh televisi. Jadi tidak mungkin jika tidak main di stadion. Saya akan komunikasikan lagi masalah ini dengan Widodo dan Ferry Kodrat (manager timnas U-21), seperti apa solusi yang akan kami ambil bersama nantinya," tandas Bob, yang juga bertindak sebagai kordinator timnas Indonesia.

(Fitra Iskandar)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement