Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sepak Terjang Sang Bintang

Kukuh Setiawan (Koran Sindo) , Jurnalis-Sabtu, 24 Desember 2011 |00:53 WIB
Sepak Terjang Sang Bintang
Foto: Ist
A
A
A

PERJUANGAN keras pemain anyar di klub-klub Indonesia Premier League,  Jawa Timur sangat berbeda dengan beberapa penggawa lawas yang menjadi ikon klub. Sejumlah bintang sudah langsung mempertontonkan kualitas mereka atau tidak membutuhkan waktu lama untuk langsung memberikan kontribusi.

Selain karena kualitas yang di atas rata-rata, pemain-pemain yang sukses di awal kompetisi ini juga sudah tidak membutuhkan proses adaptasi. Sekilas, mereka tampaknya menyadari bahwa harapan klub tertumpu di kakinya walau hasil akhir belum tentu sesuai harapan. Berikut adalah sejumlah pemain bintang atau ikon klub yang sementara ini telah membuktikan ‘kebintangan’ mereka

Irfan Bachdim
Striker Persema Malang ini langsung on fire di awal musim dengan mencetak dua gol di dua laga awal kontra Semen Padang dan Persija Jakarta. Irfan hanya gagal membobol gawang Persijap Jepara, namun masih memberikan kontribusi menarik. Sayangnya gol yang dicetak pemain naturalisasi ini tak begitu membantu timnya yang kalah di dua laga awal.

Ada dua pembuktikan yang disodorkan Irfan sejauh ini. Pertama, ia menepis anggapan bahwa permainannya sudah jauh menurun dan masih pantas membela timnas. Kedua, bukti profesionalisme dia yang tetap konsentrasi ke Persema walau ingin pindah ke Persija Jakarta. Di sisi lain, Irfan sekaligus mempunyai tugas berat mendongkrak posisi timnya yang sedang di bawah.

Samsul Arif

Seorang penyerang yang menjadi kebanggaan Persibo Bojonegoro. Samsul Arif secara tidak langsung ibarat leader bagi timnya, karena kebetulan hanya dialah yang prestasinya menonjol. Setelah sempat dipanggil timnas, permainan Arif jauh berkembang dibanding musim lalu. Sejauh ini pemain asli Bojonegoro ini baru memberikan satu gol bagi timnya, yakni ke gawang Persiraja Banda Aceh.

Tapi dilihat secara umum, penampilannya cukup memuaskan walau terakhir kalah di kandang Arema FC. Penetrasi, kecepatan, maupun power yang dimilikinya terlihat sangat membahayakan pertahanan lawan. Jika bisa tetap fokus dan konsentrasi, sekaligus tetap berorientasi gol, Arif bakal memberikan kontribusi besar untuk timnya.

Kurnia Meiga

Di dua laga, Arema baru kebobolan satu gol dan peran kiper Kurnia Meiga nyaris tidak kelihatan di dua laga itu. Mungkin karena faktor lawan yang memang tidak begitu berat bagi Singo Edan. Tapi kualitas Meiga di bawah mistar membuat pertahanan timnya bisa lebih tenang. Di dua laga ia belum pernah membuat keputusan yang salah.

Satu gol yang masuk ke gawangnya kala menjamu PSMS Medan, tak lain adalah kesalahan lini belakang dan bukan tanggungjawab kiper semata. Arema mempunyai pemain bintang lain semacam Noh Alam Shah yang sudah mencetak gol. Namun keberadaan Kurnia Meiga tetap memberikan nuansa lain di sektor belakang tim Singo Edan.

Andik Vermansyah

Tidak ada yang menyangkal Andik Vermansyah adalah bintang utama Persebaya Surabaya saat ini. Sayang kebintangannya itu sedikit mereduksi kontribusinya bagi tim di awal musim. Di awal musim ia terlalu disibukkan urusan timnas, sehingga kiprahnya di tim Bajul Ijo belum kelihatan. Walau begitu, Andik tetaplah Andik yang memberikan warna tersendiri bagi Bonekmania.

Dia tak hanya pemain berkelas, tapi juga sebagai entertain lapangan yang selalu menyajikan hiburan tersendiri. Tampaknya tak membutuhkan waktu lama untuk kembali melihat keajaiban si mungil ini dalam mempertontonkan skill dan speed-nya untuk timnya Persebaya

(Rejdo Prahananda)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement