DOHA – Panitia Piala Dunia 2022 di Qatar mementahkan kemungkinan stadion-stadion pada Piala Dunia 2022 mendatang akan dipasang pendingin udara (AC). Faktor suhu di Qatar yang bisa mencapai 38 celcius memang masih jadi persoalan pelik yang dihadapi tuan rumah.
Salah satu kontraktor yang membangun stadion merekomendasikan bahwa memasang AC dalam stadion akan menyedot biaya terlalu mahal dan tidak berkelanjutan. Alih-alih memasang AC, kontraktor tersebut menyarankan untuk membangun sistem yang memungkinkan udara bisa bergerak di dalam stadion melalui ventilasi alami berupa solar panel.
John Barrow, kepala senior dari Populous Ltd, perusahaan arsitektur berbasis di Inggris menyatakan pihaknya tengah berusaha membujuk Qatar untuk tidak melanjutkan proyek mendinginkan stadion.
“Panitia ingin menampilkan sesuatu yang besar berupa membangun stadion dengan pendingin udara tapi kami berusaha keras untuk membujuk mereka bahwa mereka tak membutuhkan itu. Itu tak baik dilihat secara jangka panjang,” kata Barrow dikutip dari Gulf News, Kamis (10/11/2011).
Populous Ltd merupakan perusahaan yang juga dipercaya membangun Stadion Olympic di London dan Stadion Soccer City yang menjadi penyelenggara Final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Kini, mereka ditugaskan untuk membangun stadion yang juga bernama Soccer City yang berkapasitas 47.500 penonton di Doha.
Direktur Komunikasi Piala Dunia 2022, Nasser Al Khater membenarkan bahwa panitia telah membatalkan rencana pemasangan AC dalam stadion. “Semua komitmen kami kepada FIFA seperti yang tercantum dalam buku penawaran masih berlaku sesua rencana,” ujar Khater.
“Tapi tak ada rencana untuk memasang teknologi pendingin udara atau semacamnya,” sambung Khater.
(Fitra Iskandar)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.