Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Jelang Serbia vs Italia

Tandang ke Serbia, Italia Tak Takut Rusuh (Lagi)

Achmad Firdaus , Jurnalis-Selasa, 04 Oktober 2011 |15:31 WIB
Tandang ke Serbia, Italia Tak Takut Rusuh (Lagi)
Foto: Sebuah petasan dilemparkan fans Serbia saat duel melawan Italia/Getty Images
A
A
A

ROMA - Masih ingat tragedi kerusuhan yang terjadi saat Italia menjamu Serbia di babak kualifikasi Euro 2012, tahun lalu? Kali ini, giliran Gli Azzurri yang balik bakal menyambangi markas Serbia. Bagaimanakah perasaan para punggawa Italia?

Perlu diketahui, pertemuan pertama kedua tim di Stadion Marassi, Genoa, Oktober lalu memang diwarnai kericuhan. Dua kubu fans masing-masing tim terlibat bentrok sebelum dan saat laga berlangsung. Bahkan, tak jarang fans Serbia yang melakukan aksi anarkis dengan membakar tempat duduk stadion dan melemparkan petasan ke dalam lapangan, hingga akhirnya bentrok dengan pihak kepolisian.

Menyikapi atmosfer pertandingan yang tidak lagi kondusif, wasit Craig Thompson yang bertugas memimpin laga tersebut akhirnya memutuskan menghentikan laga, meski sebelumnya sempat menggelar laga selama enam menit. Italia sendiri akhirnya dihadiahkan UEFA dengan kemenangan 3-0 (WO).

Kini, setelah setahun berlalu, Italia kembali dihadapkan pada lawan yang sama. Namun, kali ini anak-anak asuh Cesare Prandelli harus datang dan bermain di Belgrade pada lanjutan Grup C, Sabtu (8/10/2011) dini hari WIB. Kecemasan akan laga bakal rusuh pun sempat mendera sejumlah pemain.

Namun, pelatih Cesare Prandelli menegaskan bahwa timnya sama sekali tidak gentar dalam menghadapi atmosfer pertandingan. Prandelli juga meyakini bila timnya bakal tetap tampil menyerang dan membidik poin penuh, meski Azzurri sudah memastikan tempat pada putaran final Euro 2012 di Polandia-Ukraina, Juni tahun depan.

Sementara di sisi lain, Serbia butuh kemenangan di laga ini untuk bisa membuka peluang lolos (lewat jalur play-off). Anak asuh Vladimir Petrovic saat ini berada di peringkat dua klasemen sementara dengan raihan 14 poin, atau terpaut delapan angka dari Italia (22) di puncak klasemen. Di dua laga tersisa, Serbia bakal saling sikut dengan Estonia (13), Slovenia (11) dan Irlandia Utara (9 poin).

“Tak ada ketakutan dalam diri kami jelang pertandingan di Belgrade. Kami tidak punya masalah dengan fans mereka,” tutur Prandelli coba memompa semangat anak asuhnya.

“Serbia butuh kemenangan, sementara kami sudah pasti lolos. Jadi, tak usah berspekulasi soal hasil, tapi, saya berharap performa yang bagus dari anak-anak (Italia),” sambungnya dikutip Reuters, Selasa (4/10/2011).

Kerusuhan yang terjadi di Marassi tahun lalu itu diketahui terjadi karena ketidakpuasan fans ultras Serbia atas keputusan Federasi Sepakbola Serbia yang menunjuk Ilija Petkovic sebagai pengganti pelatih Radomir Antic. Mereka menilai, Antic merupakan orang yang paling tepat untuk memimpin Dejan Stankovic dkk.

Dalam insiden kerusuhan tersebut, pihak kepolisian Italia menangkap sejumlah fans Serbia yang dianggap terlibat kerusuhan. Satu orang diidentifikasi sebagai pimpinan kelompok ultras tersebut. Orang tersebut bernama Ivan Bogdanov yang mengaku fans garis keras klub kuat Serbia, Red Star Belgrade.

(Achmad Firdaus)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement