Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Low Berharap Kebingungan Tentukan Skuad Jerman

Fitra Iskandar , Jurnalis-Kamis, 09 Juni 2011 |11:44 WIB
Low Berharap Kebingungan Tentukan Skuad Jerman
Philipp Lahm tertua saat menghadapi Azerbaijan.(foto:Daylife)
A
A
A

BAKU - Superioritas Jerman tak terbendung meski menurunkan amunisi hijau ketika menghadapi Azerbaizan dalam laga kualifikasi Grup A Piala Eropa, kemarin. Kesukesan ini membuat Joachim Low puas. Kini dia akan fokus menyusun skuad final untuk dibawa ke Polandia dan Ukraina.

Low ingin menciptakan kompetisi di tubuh Der Panzer. Dia berharap kondisi itu akan membuatnya kebingungan memilih calon penghuni skuad yang dipantau selama pertandingan persahabatan maupun latihan.

“Saya berharap akan kesulitan memilih skuad,” ujarnya seperti dikutip FIFA, Kamis (9/6/2011). Dia juga menegaskan tetap melanjutkan eksperimennya dengan pemain-pemain muda di sisa laga kualifikasi.

Jerman kini bertengger di puncak dengan 21 poin. Bagi Low,Der Panzer telah memiliki 98 persen peluang lolos dari fase kualifikasi Euro 2012. Situasi ini cukup nyaman untuk melihat apa yang bisa diberikan para pemain muda.

“Saya akan coba melihatnya, sebagai contoh di Turki atau saat menghadapi Belgia dan Austria, bagaimana pemain muda menghadapi pertandingan yang lebih kompetitif. Kami punya tim muda di Piala Dunia, tapi sekarang kami punya lebih banyak pemain muda, dan tujuannya kami bisa melanjutkan situasi ini.”

“Saya punya banyak alternatif. Ketersediaan pemain bagus lebih besar dari pertama saya melatih. Sekarang saya bisa mengisi setiap pos sebanyak dua kali.”

Menghadapi Azerbaizan di Baku, Der Panzer menurunkan skuad dengan rata-rata usia 23,45. Ini membuat Philipp Lahm yang berusia 27 tahun menjadi pemain paling tua dalam pertandingan itu.

Mulanya Azerbaizan bermain apik, tapi gol Mesut Ozil dan Mario Gomez membuat Jerman unggul.Tuan rumah sempat memperkecil ketertinggalan melalui Murad Huseynof, tapi di pengujung laga Andre Schurrle menutup kemenangan Jerman 3-1.

Hasil ini membuka peluang lolos sangat lebar. Satu-satunya ancaman datang dari Turki di tempat ketiga dan tertinggal 11 poin. Turki menyisakan empat pertandingan lagi.Jerman bisa tersingkir jika tidak menambah satu poin pun dari tiga laga tersisa, sementara Turki menyapu bersih poin di empat pertandingan penghabisan.

(Fitra Iskandar)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement