NH: Visi-Misi LPI Bertentangan dengan PSSI

|

Achmad Firdaus - Okezone

Foto: Ketua Umum PSSI Nurdin Halid/Yudistiro Pranoto (Koran SI)

NH: Visi-Misi LPI Bertentangan dengan PSSI
JAKARTA - Ketua umum PSSI Nurdin Halid kembali melontarkan klarifikasinya terkait larangan PSSI kepada Liga Primer Indonesia (LPI) untuk menggelar kompetisi. Menurutnya, PSSI tidak memberikan izin kepada LPI karena visi dan misi yang bertentangan.

Kisruh PSSI vs LPI ini kembali dibahas Nurdin kala membuka Kongres ke-II PSSI 2011 yang berlangsung di Bali, Jumat (21/1/2011) malam. Setelah sebelumnya menyebut kompetisi yang digalang Arifin Panigoro tersebut adalah illegal, kali ini pria yang dikenal dengan inisial NH ini mengusung misi yang tidak sejalan dengan PSSI.

“Sungguh sangat memprihatinkan bahwa pada saat kita sedang giat-giatnya membangun prestasi persepakbolaan nasional, muncul suatu kegiatan sepakbola yang tidak sesuai dengan Statuta FIFA, AFC maupun PSSI dengan menggelar pertandingan sepakbola yang juga tidak sejalan dengan nafas, semangat dan substansi undang-undang No. 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional,” ujar Nurdin dalam kongres yang dihelat di Hotel Pan Pacific Bali Nirwana Resort.

“PSSI tidak memberikan persetujuan dan pengakuan kepada LPI (Liga Primer Indonesia) bukan karena faktor suka dan tidak suka melainkan kegiatan tersebut bertentangan dengan Visi dan Misi PSSI dan FIFA. Yang menganut prinsip Authenticity (keaslian), Unity (kesatuan), Performance (tampilan kinerja), Integrity (keutuhan),” sambungnya seperti dikutip situs resmi PSSI, Sabtu (22/1/2011).

“Visi, Misi FIFA, dan asas-asas kerja FIFA adalah roh sepakbola dunia dan berlaku universal. Demi otentitas dan integritas sepakbola, kita warga sepakbola dunia harus tunduk pada hukum sepakbola dunia, yang tertuang di dalam Statuta FIFA, dan kita pun sebagai komunitas sepakbola nasional harus tunduk pada Statuta PSSI sebagai ”hukum dasar tertulis” sepakbola NKRI yang sudah mendapat persetujuan dan pengakuan FIFA,” tandasnya.

“Di tengah-tengah tantangan yang dihadapi oleh organisasi dalam membangun persepakbolaan nasional PSSI tetap tegar bersama anggotanya, sehingga organisasi yang kita cintai ini tetap kokoh berdiri menegakkan aturan, karena siapa lagi yang harus mengawal organisasi ini kalau bukan kita semua termasuk mitra kerja kita,” tutup pria yang masa jabatannya akan berakhir pada tahun ini tersebut. (acf)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Permak Schalke, The Blues Pastikan Lolos 16 Besar