Laga Persik vs Persebaya Dibatalkan

Selasa, 3 Agustus 2010 22:34 wib
Foto: ist
Foto: ist
SURABAYA - Lagi-lagi aparat kepolisian menjadi 'eksekutor' dalam pertandingan sepakbola. Tanding ulang Indonesia Super League (ISL) antara Persik Kediri kontra Persebaya Surabaya akhirnya dibatalkan. Pembatalan itu berlatar faktor keamanan, yakni keterlibatan suporter Persebaya Bonek.

"Pertandingan dibatalkan karena izin dicabut oleh kepolisian," kata Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Ahmad Sudrajat. Pencabutan izin pertandingan dilakukan Kapolresta Kediri AKBP Mulia R Hasudungan, Selasa (3/8/2010).

Anehnya, siang tadi, Mulia masih berkomitmen bakal mengamankan pertandingan dan akan memblokir Bonek yang akan masuk ke Kota Kediri.

Setelah ada pencabutan izin, Mulia tidak bisa dikonfirmasi. Namun, sinyalemen yang muncul, pencabutan izin pertandingan itu atas perintah Polda Jatim. Sesaat sebelum pencabutan izin, Direktorat Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polda Jatim Kombes Pol Hari menggelar pertemuan dengan Yayasan Suporter Surabaya.

Pertemuan itu untuk meminta keterangan tentang kemungkinan membendung gelombang Bonek yang akan ke Kediri. "Kami jawab dengan jujur bahwa YSS tidak tidak mempunyai kuasa untuk menahan Bonek yang akan ke Kediri mendukung timnya," kata Wakil Ketua YSS Nur Hasyim. Apalagi laga ini sangat krusial karena sebagai penentuan nasib kedua tim ke babak play off.

Walau pihak keamanan di Kediri sudah siap mengantisipasi datangnya Bonek, tapi Polda Jatim ternyata tidak mau mengambil risiko. Sore tadi, pihak-pihak yang terlibat dalam pertandingan ulang menggelar rapat yang berujung pada pencabutan izin laga.

Hingga saat ini, belum diketahui apa konsekuensi dari pembatalan ini, apakah Persebaya kembali dinyatakan menang WO atau laga dialihkan ke tempat lain. Yang pasti, Persebaya menjadi pihak paling berbahagia dengan pembatalan ini. Sebab sejak semula Bledug Ijo menilai keputusan laga ulang sangat merugikan tim.

"Kami memang menerima informasi terkait pembatalan pertandingan. Tapi belum ada penjelasan bagaimana selanjutnya," kata Asisten Manager Persebaya Ferdinand Patty. Persebaya sendiri sebelumnya sempat mengirimkan surat permintaan penundaan laga ulang, tapi tak dikabulkan pihak Persik Kediri.

Sementara, pelatih Persik Kediri Agus Yuwono hingga kini belum mendapatkan pemberitahuan resmi terkait pembatalan laga ulang. "Saya sudah mendengar, tapi belum ada pemberitahuan dari pihak pengurus secara resmi. Jadi saya juga belum menginformasikan ke pemain," katanya dihubungi via telepon.

Persik sendiri sebenarnya cukup bergairah menyambut pertandingan ulang yang dijadwalkan Kamis (5/8/2010). Bahkan, Agus Yuwono sudah bertekad membawa timnya ke lapangan, terlepas dari jadi datang-tidaknya Persebaya ke Kediri. Secara teknis Agus juga menyatakan siap menhadapi tim asuhan Rudy Keltjes.

Di sisi lain, Persebaya yang sebelumnya malas-malasan bertanding ulang, juga telah menyatakan bersedia berlaga di Stadion Brawijaya Kediri. Keputusan berangkatnya tim Bledug Ijo dipastikan dalam rapat manajemen pada Senin (2/8/2010) lalu. Setelah kedua tim sukses, ternyata pihak kepolisian mencabut izin pertandingan yang telah dikeluarkan sebelumnya.
(Kukuh Setiawan/Koran SI/van)
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit