Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Preview Persik Kediri Vs Persipura Jayapura

Mimpi Tak Sejalan Dengan Kondisi

Kukuh Setiawan (Koran Sindo) , Jurnalis-Jum'at, 30 Juli 2010 |21:16 WIB
Mimpi Tak Sejalan Dengan Kondisi
Foto: ist
A
A
A

SOLO - Masih dalam kondisi 'berdarah-darah' setelah dihabisi Arema Indonesia 4-0 di babak semifinal Piala Indonesia (PI) 2010, Persik Kediri ternyata masih berani menyimpan mimpi. Tim asal Kota Tahu berkoar bakal mempecundangi Persipura Jayapura.
 
Persik Kediri dan Persipura Jayapura bakal bertemu sore nanti di Stadion Manahan, Solo, untuk memperebutkan posisi tiga dan empat. Melihat faktor teknis maupun psikis, khalayak bola menyebut Mutiara Hitam Persipura lebih pantas memenangi duel.
 
Sangat beralasan. Persik tak sekadar menderita lahir batin setelah dicampakkan rival beratnya Arema Indonesia. Tapi pelatih Agus Yuwono juga pusing memikirkan siapa yang pantas berdiri di bawah mistar setelah Fauzi Toldo terkena kartu merah di semifinal lalu.
 
“Kami sadar tidak diunggulkan. Kondisi yang kami alami lebih berat dibanding Persipura. Secara fisik, mental, bahkan teknik, jujur saja kita sekarang di bawah Persipura," kata Agus Yuwono, Jumat (30/7/2010). Tapi Agus tetap menargetkan timnya meraih peringkat ketiga PI 2010, bagaimana pun caranya.
 
Dari komposisi pemain, selain penjaga gawang, nyaris tak ada perubahan di kubu Macan Putih. Perubahan sangat dimungkinkan terjadi pada formasi tim. Saat menghadapi Arema, Agus memakai pola 3-5-2 dan ternyata tidak berjalan mulus. Tiga bek di belakang dalam kepanikan luar biasa kala mendapat serangan cepat Arema.
 
Mantan pelatih Persema itu masih mengevaluasi skema yang akan dipakai nanti. Ia bisa saja kembali ke 4-3-1-2. Pertanyaan terbesar justru di posisi penjaga gawang. Dengan absennya Fauzi Toldo, pelatih harus memilih Herman Batak atau Wahyudi. Apesnya, dua kiper ini dalam kondisi labil.
 
Wahyudi jarang dimainkan, sedangkan Herman Batak bermain buruk saat menghadapi Persija di babak 8 besar. Di dua pertandingan berikutnya, Herman harus mengikhlaskan posisinya di tempati Fauzi Toldo. "Saya nanti akan berdiskusi dengan pelatih kiper, terkait siapa yang akan diturunkan," tukas pengganti pelatih Gusnul Yakin tersebut.
 
Soal mental bertanding, Agus menyadari pemainnya sedang dalam kondisi tidak bagus. Untuk itu ia cukup menginstruksikan Saktiawan Sinaga dkk untuk bermain lepas, dengan tetap mengusung target utama memenangkan pertandingan.
 
Mutiara Hitam? Juga tak luput dari masalah. Sehari sebelum pertandingan, Jacksen F Thiago masih memantau kondisi kapten tim Eduard Ivakdalam. Pemain paling senior di Persipura tersebut mengalami cedera kaki kanan dan sempat ditarik keluar saat menghadapi Sriwijaya FC di babak semifinal.
 
Jika Eduard tak bisa merumput, maka lini tengah bisa dihuni Stevie Bonsapia dan David Laly. "Kondisinya (Eduard) tidak menguntungkan dan kita harus menunggu perkembangan terakhir. Bagi saya bukan masalah walau dia absen, karena masih ada pemain pelapis," kata Jacksen.
 
Masalah serius adalah sudah pasti absennya striker Ian Louis Kabes yang mendapat kartu merah di semifinal. Untuk mengganti perannya, Jacksen bisa menurunkan pemain China Qu Cheng. Sayang pemain ini bukan opsi terbaik karena jarang diturunkan.
 
Malah Jacksen bisa saja mendorong Imanuel Wanggai ke depan bersama Boaz Solossa. Pada laga semifinal, Imanuel berdiri berfungsi sebagai jangkar yang menopang Boaz dan Kabes. Trio penyerang itu terbukti ampuh walaupun membentur pertahanan kokoh Sriwijaya FC (SFC).
 
Dihubungi kemarin, Jacksen mempunyai sejumlah opsi dalam menurunkan formasi pemain. "Tapi itu masih rahasia. Yang pasti saya mempunyai formasi pilihan dan semua bisa diterapkan di lapangan tergantung jalannya pertandingan," katanya.
 
Formasi yang menjadi idola Jacksen selama ini, antara 4-3-3, 4-3-1-2 dan bahkan bisa juga 3-4-3. Melihat kondisi tim yang ada, kemungkinan pelatih asal Brasil ini tetap akan memakai 4-3-3 dengan posisi Boaz yang melebar di sayap.
 
Soal motivasi dan mental, Jacksen mengakui tim kalah selalu mengalami penurunan semangat. Tapi ia cukup memahami hal itu dan menekankan ke pemain bahwa Persipura kalah secara terhormat dari SFC dan tidak perlu terlalu lama disesali.
 
"Ini pertandingan terakhir kita di musim 2010. Saya ingin pemain memberikan segalanya untuk masyarakat Jayapura. Biarlah kemarin kita kalah. Walau hanya meraih juara ketiga, paling tidak kita bisa membawa pulang kemenangan," tandasnya.
 
Melihat situasi tim jelang duel, Persipura memang lebih diunggulkan baik secara teknis maupun mental. Secara permainan, kecepatan lini depan Persipura bisa menjadi momok bagi pertahanan Persik yang cenderung lamban seperto O.K John atau Harianto.
 
Prakiraan Formasi:
 
Persik Kediri (4-3-1-2):
Herman Batak (gk), O.K John, Tito Purnomo, Mahyadi Panggabean, Harianto (belakang), Mekan Nashirov, Jefri Dwi Hadi, Legimin Raharjo (tengah), Han Jiho, Zhang Shuo, Yongki Ariwibowo (depan)
 
Persipura Jayapura (4-3-3):
Jendry Pitoy (gk), Gerald Pangkali, Victor Igbonefo, Pauline Bio, Ricardo Salampessy (belakang), Ortizan Solossa, Hendra Ridwan, Stevie Bonsapia (tengah), Boaz Solossa, Imanuel Wanggai, Qu Cheng (depan)

(Defanie Arianti)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement