Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PSM Hargai Robert Rp1 M Plus

Kukuh Setiawan (Koran Sindo) , Jurnalis-Kamis, 29 Juli 2010 |17:19 WIB
PSM Hargai Robert Rp1 M Plus
Foto: Robert Albert & Kurnia Meiga / Vidayyub Ahmad (Koran SI)
A
A
A

MALANG - Usai membawa Arema Indonesia meraih gelar juara Liga Super Indonesia (LSI), nama pelatih Arema Indoneisa Robert Albert terus menghiasai bursa transfer. Bukan rahasia, sejumlah klub telah mendekati 'meneer' Belanda. Tapi tak seserius PSM Makasar.

Perkembangan terbaru, PSM tinggal menunggu tanda tangan Robert karena proses negosiasi telah dilakoni. Informasi dari internal Arema, Robert disodori kontrak senilai Rp1 miliar plus. Artinya, selain banderol kontrak itu, juga ditambah fasilitas seperti tempat tinggal, mobil, serta fasilitas mewah lain.

Itu belum termasuk bonus kemenangan serta hadiah juara jika mampu mencatat prestasi puncak. “Semua tinggal keputusan Robert. Kapan saja dia tanda tangan, ya saat itulah kontrak terjadi,” kata salah satu sumber di Arema Indonesia, Kamis (29/7/2010).

Sebenarnya, nilai kontrak itu tak terpaut jauh dengan klub asal Malang, yang menghargainya Rp900 juta per tahun. Robert juga berkali-kali mengatakan cocok dengan kehidupan di Kota Apel. Tapi, itu bukan jaminan ia bakal bertahan. Hanya situasi klub yang bisa membuat Robert cepat-cepat mengemasi kopernya.

Bukan rahasia lagi, pelatih berkacamata ini alergi dengan kondisi manajemen Arema. Malah kepada media, Robert mengatakan manejemen tidak profesional karena belum membayar gaji pemain bulan Juni 2010.

“Hanya faktor situasi di manajemen yang membuat Robert kecewa. Tak ada yang lain,” tambah sumber itu. Bukan tidak mungkin faktor itu yang membuat 'meneer' meninggalkan Malang. Apalagi manajemen PSM terlihat lebih mapan dan tidak terganggu secara finansial.

Minimal Robert bisa tenang dan konsentrasi pada tim tanpa uring-uringan, saat pemainnya berteriak soal gaji. Di sisi lain, Arema hingga kini juga masih adem ayem dan belum menyiapkan opsi seandainya Robert memilih pergi.

Manajemen masih yakin bisa memperpanjang kontrak Robert walau kepastian itu mungkin belum terjadi dalam waktu dekat, mengingat finansial yang masih serba tak pasti. Bahkan untuk memberi uang muka kontrak pun Arema sudah kesulitan.

Bagaimana tanggapan Robert? Ia menjawab dengan senyuman sembari mengatakan, “Anda lihat kan, saya sekarang masih di Arema. Kita selesaikan dulu pekerjaan (final PI 2010), baru nanti bicara kontrak.”

Robert menjadi sangat berharga setelah membawa pasukan Singo Edan menjuarai LSI dengan bermodal pemain muda. Ia berhasil memunculkan talenta yang sebelumnya tak kasat mata, seperti kiper Kurnia Meiga, Juan Revi, Ahmad Bustomi, Benny Wahyudi dan sederet pemain muda lain.

Di LSI, Robert seakan menertawakan tim-tim lain yang serba gemerlap dan bertabur bintang macam Sriwijaya FC, Persija Jakarta, Persipura Jayapura hingga Persib Bandung. Pola 4-4-2 yang diusungnya cukup ampuh walau secara kolektifitas gol tak begitu tinggi.

(Muhayati Faridatun)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement