Nurdin Halid/ Foto: Arie Yudhistira-Koran SI
MALANG - Raut wajah bahagia terpancar dari jajaran pengurus PSSI serta Ketua Umum PSSI Nurdin Halid usai mengikuti Kongres Sepakbola Nasional 2010. Nurdin menyatakan PSSI serta sejumlah pengurus daerah berhasil mempertahankan jati diri, harkat dan martabat dalam menjaga apa-apa yang bertentangan dengan AD/ART PSSI.
Nurdin menjelaskan, dirinya dan PSSI sebenarnya menaruh harapan besar dalam KSN sebagai wadah dari kepedulian Presiden SBY . Namun, Nurdin tidak ingin KSN ini mengubah atau mengacak-acak apa-apa yang sudah tertata rapi dalam kepengurusannya.
“Kami menyambut baik masukan, kritik serta visi dan misi yang disampaikan dalam kongres. Namun, saya kecewa ketika mengetahui bahwa hasil rekomendasi tidak sesuai dengan apa-apa yang sudah di bahas dalam Komisi A, B dan C,” jelas Nurdin seusai penutupan KSN, Rabu (31/3/2010).
Nurdin berjanji bahwa kepengurusannya akan menjalani hasil rekomendasi selama itu tidak bertentangan dengan apa-apa yang sudah ada dan terencana dalam program PSSI. Nurdin juga tidak menampik bila ada reformasi dalam PSSI.
“Ketika saya menjabat sebagai ketua PSSI, saya sudah banyak melakukan reformasi. Saya membangun Pengcab, Badan Liga Indonesia, Badan Tim Nasional, Futsal dan lain-lain. Kalau perombakan kepengurusan jelas ada aturannya. Itu sudah tercantum jelas dalam statuta,” lanjutnya.
Nurdin juga menyatakan jika dirinya didukung penuh oleh Presiden SBY untuk melanjutkan prestasi sepakbola Indonesia. “Kemarin waktu menonton pertandingan sepakbola, Pak Presiden menghampiri saya dan berkata pada saya untuk memajukan Timnas. Beliau sangat bangga dengan prestasi Timnas waktu Piala Asia,” tutup Nurdin. (msy)