MANCHESTER - Tunduk 1-2 oleh Manchester United, Minggu (21/3/2010) malam, tidak lantas menjadikan Liverpool tersingkir dari perburuan zona Liga Champions. Arsitek Manchester City Roberto Mancini yakin, skuad asuhan Rafael Benitez akan terus mengejar tiket terakhir kompetisi elit Eropa hingga akhir musim.
The Reds seolah terjun bebas dari pertarungan empat besar Premier League musim ini. Setelah finisih sebagai runner-up musim lalu, Steven Gerrard dkk terseok-seok menjalani ketatnya persaingan musim 2009/2010. Bercokol di peringkat enam dengan koleksi nilai 51, Liverpool jauh tertinggal dari tiga pesaing tetapnya: Manchester United (69), Arsenal (67), dan Chelsea (65).
Kini, armada Merseyside harus bersaing sengit dengan Manchester City dan Tottenham Hotspur demi memperebutkan tempat terakhir di zona Liga Champions. Kekalahan di Old Trafford malam tadi menempatkan Liverpool di posisi enam klasemen sementara dengan raihan 51 poin. Sementara, The Citizens (53) bercokol di peringkat lima dan hanya terpaut dua angka dari Tottenham.
Menilik performa kedua tim musim ini, tidak salah jika menyebut peluang Carlos Tevez dkk merebut posisi empat lebih besar ketimbang Liverpool. Namun, Mancio -panggilan Mancini- punya pendapat berbeda.
"Saya berharap, kekalahan dari United akan mengeliminasi Liverpool (dalam memperebutkan peringkat empat). Tapi, rasanya itu tidak mungkin," ungkap pelatih Italia kepada situs resmi City, Senin (22/3/2010).
"Liverpool adalah tim fantastis dengan pelatih hebat dan mereka akan berjuang sekuat tenaga hingga akhir musim nanti," tegas Mancio.
Musim ini, City harus puas dengan hasil imbang ketika menghadapi Liverpool. Dalam dua pertemuan, kedua tim hanya meraih satu angka setelah bermain 2-2 (21/11/2009) dan 0-0 (21/2/2010).
(
van)