Foto: Ist
PALEMBANG - Bigmatch Sriwijaya FC kontra Arema Malang di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Sabtu (20/3/2010), memanggungkan babak pertama yang minim peluang. Kedua kesebelasan bermain dalam tempo lamban dan tampil cenderung cari aman dalam teritori sendiri.
Tercatat hanya tiga kans didapat tuan rumah. Pertama, dari kaki Ambrizal yang merangsek masuk kotak penalti sambil menggiring bola. Tapi shoot on run yang dia lepaskan, terbang jauh tinggi ke atas gawang. Kedua, Arif Suyono sigap meloncat bergerak menyambut umpan setinggi lutut, bolanya dimentahkan kiper Arema Kurnia Mega.
Datang lagi peluang. Penghujung babak pertama, menit 43, umpan silang Arif bergulir mendatar kencang dari sayap kanan mampir ke kaki Kayamba yang berdiri di sisi kiri kotak penalti. Bola dikontrol sekali sentuhan, lalu Gumbs menembak. Tembakannya berhasil ditepis penjaga gawang Arema. Bola meninggalkan lapangan dan menghasilkan sepak pojok.
Sementara, Arema membuang satu kesempatan. Crossing jitu M Riduwan tepat dikontrol kaki Noh Alamsah. Tapi, ruang gerak striker bengal itu siaga ditutup Charis Yulianto. Posisi tak bebas, menyamping gawang, bola luncur Along singgah ke dalam pelukan Hendro Kartiko.
Menit 38, sekali lagi Riduwan melepas umpan silang. Kali itu, trik Noh yang licik memegang bola. Sial, aksinya dipergoki wasit Aeng Suharlan. Tak ayal, kartu kuning mengganjar Noh. Striker asal Singapura, selama kiprahnya di Liga Super Indonesia 2010, kini merekor enam kali kena kartu kuning.
Kembali ke pertandingan, empat menit awal di babak kedua. Pelatih SFC Rahmad Darmawan menukar Obiora dengan Solomin guna menambah daya serang. Obi tampak out-of-day dan kurang berkontribusi bagi timnya.
Menit 61, muncul side-of-fire ditemukan Zah di jantung pertahanan Arema. Tapi bola yang disepaknya melambung jauh terbang tinggi.
Dua menit berselang kebuntuan pecah. Solo-run Kayamba menyisir rusuk kiri. Masuk kotak penalti, meski dibayangi ketat oleh Zulkifli, Gumbs mencocor bola ke tiang jauh. Kurnia mati langkah, tanpa reaksi, cuma sempat melihat si kulit bundar menggetarkan jaringnya.
Gol itu merasuki sekira 15 ribu suporter yang memadati Jakabaring. Sorak-sorai terdengar bingar di tribun. Belum bungkam lagi mulut para penyorak, terakhir, kans Arif di menit 78 membentur mistar gawang.
Peluit panjang wasit Aeng berbunyi nyaring. Singo Edan pun tak mengaum. Ia jadi jinak di kandang Laskar Wong Kito.
Susunan pemain:
SFC (4-3-3): Hendro Kartiko; Ambrizal/Nasuha (75), Charis Yulianto, Precious Emuejeraye; Alamsyah Nasution, Zah Rahan, Arif Suyono; Anoure Obiora/Pavel Solomin (49’), Rahmat Rivai/Ponaryo Astaman (73), Kayamba Gumbs.
Arema (3-5-2): Kurnia Mega; Beny Wahyudi, Pierre Njanka, Zulkifli; Ahmad Bustomi, Esteban Guillen, Doni Siregar, M Riduwan, M Fakhruddin/Dendi Santoso (57’); Noh Alam Shah (KK/38’), Roman Chamelo/Roni Firmansyah (86).
(far)