Foto: Alessandro Del Piero (ka) & David Trezeguet / Daylife
LONDON - Sepakat dengan sang pelatih, Alberto Zaccheroni, bintang Juventus Alessandro Del Piero sangat menyesal gagal mempertahankan timnya di kompetisi Europa League 2009/2010. Striker veteran Italia pun mengingat masa kejayaan Bianconeri, saat dibawah asuhan Marcello Lippi.
Musim ini, keterpurukan seakan tak bosan menghampiri Juventus. Setelah terlempar dari Liga Champions, kini Si Nyonya Tua dipastikan mengakhiri musim tanpa gelar karena baru saja tersingkir dari ‘Kasta Kedua’.
Sebenarnya, Zaccheroni, yang menggantikan Ciro Ferrara dan berlabuh di Turin pada akhir Januari lalu, sudah membawa angin segar bagi Bianconeri. Sejumlah hasil positif dipersembahkannya di ajang Serie A. Bahkan, pada leg pertama babak 16 besar di Olimpico, Del Piero dkk menundukkan Fulham 3-1.
Sayangnya, ketangguhan wakil Inggris harus diakui dan merelakan satu tiket perempat final melayang begitu saja. Jika sang pelatih menyebut kartu merah yang diterima Fabio Cannavaro sebagai biang kegagalan, Del Piero lebih memilih bernostalgia dengan Lippi, pelatih yang pernah membesut Juve pada 1994-1999 dan 2001-2004 lalu.
“Benar-benar musim terberat, sejak Lippi meninggalkan Juventus,” Del Piero mengenang Lippi, yang mempersembahkan gelar Scudetto pada 1997 dan 1998.
“Saya tidak pernah berpikir kami akan kalah malam ini. Tapi, para pemain harus bertanggung jawab atas kegagalan ini dan bukan pelatih,” tandasnya pada Corriere Dello Sport, seperti dilansir Goal, Jumat (19/3/2010).
(far)