BALIKPAPAN – Pelatih Persipura Jayapura Jackson F Tiago melihat kemajuan yang signifikan atas penampilan Persiba Balikpapan di musim ini. Kemajuan ini pantas disandang Persiba yang kini menempati posisi papan atas. Karena itulah Jakson menganggap Persiba sebagai lawan yang memiliki kemampuan individu, plus kolektifitas tim yang patut diperhitungkan.
“Persiba sekarang ini jauh lebih baik. Persiba sama seperti Arema sebagai tim yang bertahan lama di papan atas. Saya rasa itu menjadi catatan positif terhadap kekuatan yang mereka miliki,” nilai Jakcson ditemui Jumat malam (19/3/2010) usai teknikal meeting persiapan laga, Sabtu (20/3/2010) sore, di stadion Persiba.
“Selama ini tim kita tidak pernah fokus pada satu atau dua pemain, tapi kita fokus pada kolektifitas tim karena dari empat kali pertandingan Mijo Dadic sering menjadi penyelamat. Maka kita tidak hanya menjaga pemain depan, melainkan persiba secara keseluruhan,” tandas mantan striker Persebaya ini.
Namun demikian Jackson mengaku telah memiliki ramuan untuk memecah kolektifvitas permainan anak-anak asuhan Daniel Rukito ini.
“Kita akan memberikan tekanan balik saat pemain Persiba masuk daerah pertahanan. Kita harus siap memberi tekanan kepada mereka supaya mereka tidak bisa bergerak secara leluasa,” katanya.
Soal target, baginya adalah bermain sebaik mungkin sehingga bisa meraih poin. Semua tergantung hasil kerja keras dilapangan besok. “Saya tidak bisa menilai satu atau tiga, semua dikembalikan pada kinerja pemain dilapangan,” pungkasnya.
Hampir dipastikan pemain Persipura dalam kondisi on-fire meski mereka diselimuti kelelahan karena jadwal yang padat, setelah harus berbagi waktu dan tenaga dengan Liga Champion Asia. Usai melawan Persiba, Persipura langsung terbang ke Jakarta dilanjutkan terbang ke Jepang.
Jakson mengakui, hanya Beto pemain depannya yang mengalami cedera akibat banyak laga yang harus dilewati. “Dia cedera makanya tidak kita ikutkan dalam latihan tapi soal diturunkan atau tidak bisa dilihat besok saja,” tutupnya.
(
zwr)