JAKARTA - Para pemain Persija Jakarta belum menerima gaji sejak awal tahun hingga saat ini. Panjangnya jeda waktu pencairan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) menjadi pemicu keterlambatan cairnya gaji tersebut.
“Gaji para pemain memang belum cair,” kata Asisten Manajer Persija Ferry Indrasyarief saat dihubungi Okezone, Kamis (18/3/2010).
Dia mengatakan, gaji pemain Persija untuk periode Januari hingga Februari 2010 belum dibayar oleh pihak manajemen. Hal ini lantaran masalah klasik APBD yang selalu memiliki jeda waktu sekitar 1-2 bulan dari saat disahkan hingga proses pencairan. “Memang di awal tahun dari dulu selalu mengalami keterlambatan,” kata Ferry.
Meski demikian jelas Ferry, para pemain memahami atas keterlambatan pembayaran gaji tersebut. Pasalnya, pihak manajamen tidak serta merta memberikan uang kepada para pemain. Mereka kerap mendapat bonus, terlebih jika tim berjuluk Macan Kemayoran itu meraih kemenangan.
“Pemain-pemain memang belum mendapat gaji selama dua bulan. Tapi, mereka tidak serta merta tidak mendapat uang dari Persija,” tandas Ferry.
Dia memastikan, manajemen akan segera membayar gaji mereka dalam waktu dekat. “Pemain sudah mengerti, yang pasti, bulan ini mereka sudah dapatkan,” kata Ferry
Pada 2010 Persija mendapat tambahan dana APBD sebesesar Rp5 miliar dari sebelumnya Rp21 miliar menjadi Rp25 miliar. Dari total dana tersebut, proses pencairannya tidak dilakukan secara sekaligus melainkan bertahap.
(
Whisnu Bagus /Koran SI/zwr)