Banjir Bonus, SFC Dipanggil DPRD Sumsel

Arpan Rachman - Okezone
Rabu, 17 Maret 2010 14:58 wib
Foto: Keith Kayamba (tengah) saat dikawal pemain belakang Selangor / Isra Triansyah (SI)
Foto: Keith Kayamba (tengah) saat dikawal pemain belakang Selangor / Isra Triansyah (SI)
PALEMBANG - Keith Kayamba cs memukul telak Selangor FA 6-1 (2-1), Selasa (16/3/2010), dalam matchday kedua Grup F AFC Cup di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang. Manajemen Sriwijaya FC pun spontan menggelontorkan bonus sebesar Rp90 juta.
 
“Gubernur Sumsel memberi tambahan Rp30 juta dan dan PLB Enterprise Rp15 juta,” tukas manajer SFC Hendri Zainudin kepada wartawan di Palembang, Rabu (17/3/2010).
 
Total perolehan bonus untuk skuad Laskar Wong Kito sebesar Rp135 juta. Diketahui, manajemen tim ini dikendalikan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), sedangkan PLB Enterprise merupakan event-organizer yang mengemas pertandingan di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang. Terakhir, Gubernur Alex Noerdin merogoh kocek pribadi sebagai apresiasi atas kemenangan SFC.
 
Di luar bonus yang terbagi, PT SOM menerima surat panggilan dari DPRD Sumatra Selatan. Teregistrasi dalam nomor 05.160/00328/DPRD/2010, surat tersebut ditandatangani Wakil Ketua DPRD Sumsel, A Djauhari.
 
“DPRD memanggil kita untuk menjelaskan keuangan dari APBD Sumsel yang digunakan SFC selama musim kompetisi 2009/2010,” tutur Hendri seraya melanjutkan, manajemen PT SOM siap memenuhi panggilan tersebut.
 
“Ini menjadi hal yang positif bagi SFC dan perhatian dari DPRD Sumsel,” tutup Hendri.
(far)
  • heronsyah » 0 Tanggapan
    Nah gitu dhonggg, kalau uda kebanjiran bonus prestasi di tingkatkan rebut kembali tahta ISL. Bravo SFC.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • pitoni » 0 Tanggapan
    lanjutkan permainan cantikmu supaya kami penonton puas demi bumi sriwijaya
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ali » 0 Tanggapan
    wah wah wah. masa masih pake APBD kapan mau majunya dong. malu dong sama rakyat palembang emang mau makan pake bola, sudah banya aspek aspek lain yang dijadikan kambing hitam sebagai alat untuk memeras APBD. sadar woy, kita ga makan pake bola. saya kecewa dengan sriwijaya, karena memakan uang rakyat. rasanya lebih ptg membangun palembang lebih maju lg.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit