MADRID - Bintang muda Miralem Pjanic enggan mengusir kebahagiaan raut wajahnya, usai mengantarkan Olympique Lyon melenggang ke babak perempat final Liga Champions 2009/2010. Padahal, dirinya sempat ciut nyali berlaga di hadapan ribuan pendukung Real Madrid.
Dini hari tadi, Lyon menahan Madrid 1-1 di Santiago Bernabeu, dalam leg kedua babak 16 besar. Kendati imbang, wakil Prancis berhak melaju karena mengantongi kemenangan 1-0 saat leg pertama di Stade de Gerland, tiga pekan lalu.
Madrid sempat unggul lebih dulu di awal laga, melalui bomber andalan Cristiano Ronaldo. Namun, harapan CR9 dkk pupus setelah gol balasan Les Gones diciptakan Pjanic di menit 75.
Bintang muda asal Bosnia mengaku sempat terganggu konsentrasinya dengan pernyataan punggawa Los Blancos Sergio Ramos, yang sebelum pertandingan sesumbar siap menggilas Lyon 3-0.
“Kualifikasi ini cukup bagus, karena para pemain Real Madrid terlalu banyak bicara sebelum pertandingan, yang sempat membuat kami terganggu,” aku Pjanic pada TF1.
“Ya, memang sulit menaklukkan mereka di babak pertama. Tapi, itu justru membuat kami bangkit di paruh kedua. Saat ini, kami menanti babak selanjutnya dan Liga Champions belum berakhir bagi kami,” tegas gelandang 19 tahun, dikutip dari Goal, Kamis (11/3/2010).
(Muhayati Faridatun)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.