Guti: Madrid Individualis

Defanie Arianti - Okezone
Kamis, 11 Maret 2010 06:44 wib
Foto: Para punggawa Real Madrid melangkah gontai setelah Olympique Lyon dipastikan maju ke babak perempat final Liga Champions / Reuters
Foto: Para punggawa Real Madrid melangkah gontai setelah Olympique Lyon dipastikan maju ke babak perempat final Liga Champions / Reuters
MADRID - Langkah Real Madrid kembali terhenti di babak 16 besar Liga Champions. Bagi Guti Hernandez, sikap individualis timnya berdampak signifikan terhadap hasil mengecewakan yang mereka raih di hadapan publik Santiago Bernabeu, Kamis (11/3/2010) dini hari WIB.

Los Galacticos lagi-lagi harus mengelus dada. Gol striker Olympique Lyon Miralem Pjanic di babak kedua memastikan tersingkirnya anak-anak asuh Manuel Pellegrini dari Liga Champions untuk keenam kalinya secara beruntun.
 
Guti jelas tak mampu menyembunyikan kekecewaannya atas hasil tersebut. Terlebih, kubu tuan rumah sebenarnya sempat mengejar defisit di leg pertama melalui gol cepat Cristiano Ronaldo pada menit keenam. Sayang, Madrid tak mampu mempertahankan dominasi dan dipaksa angkat kaki dari perhelatan bergengsi Benua Biru.
 
"Sangat disayangkan. Sekali lagi, kami menunjukkan bahwa kami tak mampu memastikan kemenangan di pertandingan penting," keluh Guti sebagaimana dikutip Goal.
 
"Kami seharusnya lebih bermain sebagai tim ketimbang bersikap terlalu individualis. Kami tidak bermain sebagaimana mestinya di babak kedua," imbuh bintang Spanyol.
 
"Lyon mulai menyerang ketika mereka melihat bahwa kami tidak lagi melakukan tekanan seperti di babak pertama. Seharusnya, itu saat yang tepat untuk menjadi sebuah tim," tambah Guti lagi.
 
Satu-satunya penghiburan bagi Guti tampaknya adalah posisi El Real sebagai pemuncak klasemen sementara La Liga, meski hanya unggul selisih gol atas juara bertahan Barcelona. Memang, La Liga menjadi satu-satunya harapan Madrid mengangkat trofi musim ini setelah terlempar dari kompetisi Copa del Rey.
 
"Kini, kami harus memikirkan La Liga, hal itulah yang masih kami miliki," tutup pemain bernama lengkap Jose Maria Gutierrez Hernandez.
(van)
  • genk barca » 0 Tanggapan
    sudah aku bilang....madrid itu cuma nampank doank tdk ada apa-apa nya.jadi kalau madrid tersingkir lc genk barca tdk kaget
    Beri Tanggapan Laporkan
  • andy situmorang » 0 Tanggapan
    madrid bermain bkn sbg team...percuma beli pemain mahal2
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Julio » 0 Tanggapan
    Jual aja Higuain, kesombongannya telah memecah belah tim. Baru main berapa bulan, belum mempersembahkan 1 pun prestasi atau gelar, sudah minta naik gaji hampir 3x lipat. Pemain lain nanti ikut2an, jadi pengen menonjol sendiri2, individual, kalah deh. Jual Higuain, baru bagus dikit aja udah besar kepala.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • magazen » 0 Tanggapan
    ntar malam gue mau pesta ...bt merayakan kegagalan madrid
    Beri Tanggapan Laporkan
  • zurida permana » 0 Tanggapan
    SAMPAH...kayak gitu mau nyaingin BARCA...NgimPi.......
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit