Van Gaal: Gol Offside Penentu Sukses Bayern

Achmad Firdaus - Okezone
Rabu, 10 Maret 2010 06:38 wib
Foto: Pelatih Bayern Munich Louis van Gaal memberikan keterangan pers, usai timnya menyingkirkan Fiorentina. Bayern lolos ke perempat final Liga Champions setalah unggul produktivitas gol tandang/Getty Images
Foto: Pelatih Bayern Munich Louis van Gaal memberikan keterangan pers, usai timnya menyingkirkan Fiorentina. Bayern lolos ke perempat final Liga Champions setalah unggul produktivitas gol tandang/Getty Images
FIRENZE - Pelatih Bayern Munich Louis van Gaal mengatakan, Fiorentina pantas menyesali kegagalannya menembus perempat final Liga Champions 2009/2010. Pasalnya, La Viola harus tersingkir karena gol offside yang menguntungkan Bayern di leg pertama.

Diketahui, La Viola harus tersingkir dari panggung elit Eropa meski sukses menggebuk FC Hollywood 3-2 pada leg kedua babak 16 besar di Artemio Franchi, dini hari tadi. Meski aggregat gol kedua tim sama, yakni 4-4, Fiorentina gugur karena kalah produktivitas gol tandang, setelah kalah 1-2 di leg pertama.

Menurut, van Gaal keberhasilan Bayern melangkah ke delapan besar memang tak lepas dari kemenangan kontroversial di leg pertama. Diketahui, saat itu Bayern menang karena wasit Tom Henning Ovrebo melakukan blunder dengan mengesahkan gol Miroslav Klose yang jelas-jelas terperangkap dalam posisi off-side. Jika saja gol Klose dianulir, bukan tak mungkin Bayern yang harus tersingkir.

“Saya mengerti, sulit bagi Fiorentina menerima hasil ini. Sebab, gol offside (Klose) pada leg pertama menjadi penentu keberhasilan kami, papar van Gaal setelah pertandingan sebagaimana dikutip Football-Italia, Rabu (10/3/2010).

“Malam ini (dini hari WIB), saya melihat pertandingan, dimana banyak individu (pemain Bayern) melakukan kesalahan. Kondisi membuat kami kesulitan. Fiorentina banyak menyulitkan kami di babak pertama. Namun, kami berhasil memainkan bola dengan baik di babak kedua dan akhirnya menyelamatkan kami,” tambahnya.

“Kami berhasil mencetak sepasang gol cantik dan saya bahagia kami bisa lolos (ke perempat final). Di sepuluh menit terakhir, kami bahkan bisa menambah keunggulan, karena para pemain Fiorentina memberikan banyak ruang,” imbuh arsitek asal Belanda ini.

“Kami selalu berusaha bermain dengan cirri khas kami dan hal itulah yang menyelamatkan kami hari ini. Memang, cukup mengecewakan karena pada akhir laga Fiorentina berhasil mencetak gol lebih banyak dari kami. Tapi terlepas dari itu, kami lolos,” tutup mantan arsitek Timnas Belanda ini. (acf)
  • Di End » 0 Tanggapan
    ga ada sejarahnya tim hoki kyak bayern bisa juara LC...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • mahesa jenar » 0 Tanggapan
    bayern gak pantas lolos!!!!gak bakal juara!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • pendukung Inter » 0 Tanggapan
    Salut buat fiorentina yang sudah bermain luar biasa kmren malam. rasanya ga adil kalo yang lolos justru Bayern, tp yah.. itulah sepak bola.. gw berharap semoga tim ini semakin sukses di tahun - tahun berikutnya.. forza serie A...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • farrel » 0 Tanggapan
    tegakkan kepalamu La Viola, engkaulah pemenang sejati sesungguhnya.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Kakanya Kaka » 0 Tanggapan
    Aku bukan fans Fiorentina, tp melihat sebuah perjuangan yg gigih dan akhirnya harus kalah karena produktifitas gol tandang.....yg nota bene gol tdk sah juga......kasihan juga dgn pemain Fiorentina. Salut buat pelatih dan seluruh pemain Fiorentina yg bisa menerima keadaan dgn lapang dada. Semoga kedepan bisa sukses !
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit