JAKARTA - Specs, produsen sepatu, aksesoris dan alat-alat olahraga, kembali mengadakan turnamen dan coaching clinic. Kali ini mengusung tema trilogy, yang mencakup tiga cabang olahraga yang sangat booming saat ini, yakni sepakbola, futsal dan badminton.
Berangkat dari kepedulian akan bakat yang dimiliki generasi muda Indonesia, khususnya dibidang olahraga sepakbola, futsal dan badminton, Specs siap menjadi wadah yang akan menampung prestasi para calon atlet Tanah Air.
Turnamen yang digelar antara lain, Specs U-15 Football Tournament, yang berlangsung di Surabaya, Bandung, Medan, Makassar, dan Jakarta. Specs Trikus Harjanto Badminton Cup di Yogyakarta, Bandung, Medan, Makassar, dan Jakarta. Specs Futsalogy Tournament di Bandung, Medan, Makassar, dan Jakarta.
Selain turnamen, akan diadakan juga coaching clinic ketiga cabang tersebut. Football Coaching Clinic di Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, dan Jakarta. Badminton Coaching Clinic, yang dipandu mantan pebulutangkis pelatnas Trikus Harjanto, di Bandung, Yogyakarta, Medan, Makassar, dan Jakarta. Futsalogy Coaching Clinic di Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Makassar, dan Jakarta.
Turnamen dan coaching clinic akan berlangsung mulai Maret hingga Juni 2010 mendatang. Di setiap kota akan diambil juara masing-masing dan tidak ada putaran final di Jakarta. Khusus untuk U-15 Football, yang sudah dimulai pada 2001 lalu, para peserta terdiri dari sekolah-sekolah sepakbola.
“Untuk badminton, ini adalah tahun pertama dan kami menggandeng Trikus Harjanto dalam acara coaching clinic. Sedangkan futsalogy, tahun lalu kami sudah mengadakan coaching clinic dan kali ini mulai menggelar turnamen,” ujar Selva, Promotion Manager PT Panatrade Caraka, perusahan pemilik brand Specs, dalam acara jumpa pers di Senayan, Jakarta, Rabu (10/3/2010).
“U-15 Football Tournament adalah lanjutan Piala Specs U-15 yang digelar pada 2001. Specs sangat peduli dengan perkembangan sepakbola, khususnya usia muda. Turnamen ini sekaligus meramaikan event Piala Dunia 2010,” sambung mantan pemain timnas Ricky Yakob.
Sementara futsalogy, menurut atlet pelatnas futsal Indonesia Socrates Matulessy, bertujuan berbagi ilmu terutama teknik dasar yang mencakup passing, dribbling dan shooting.
“Selain itu juga untuk mensosialisasikan peraturan resmi futsal, secara perlahan-lahan. Semoga futsal lebih dikenal lagi di daerah, sekaligus memajukan futsal Indonesia,” tutup bintang yang akrab disapa Caca.
((far))