PALERMO - Presiden Palermo Maurizio Zamparini mengimbau publik Italia untuk tidak menganggap serius segala aksi provokatif Jose Mourinho. Bagi Zamparini, arsitek Inter Milan itu tak ubahnya seorang komedian.
Komisi Disiplin (Komdis) Lega Calcio menjatuhkan hukuman tiga laga kepada Mourinho akibat tindakannya yang dinilai tendensius pada laga kontra Sampdoria, akhir pekan lalu. Pelatih Portugal yang kesal dengan kepemimpinan wasit karena mengeluarkan kartu merah untuk Walter Samuel dan Ivan Cordoba merapatkan kedua tangannya di udara, seolah-olah tengah diborgol.
Dianggap menghina wasit dan asisten wasit, Lega Calcio melarang Mourinho mendampingi Javier Zanetti dkk dalam tiga pertandingan ke depan (Udinese, Genoa, dan Catania). Agen The Special One mengklaim, aksi kliennya itu sama sekali tidak bermaksud menghina wasit. Sementara, kubu Nerazzurri berencana mengajukan banding atas sanksi tersebut.
Atas aksi terbaru mantan pelatih Chelsea ini, Zamparini menyikapinya dengan sinis. Berbicara kepada Radio Rai, Zamparini menyebut Mourinho adalah seorang komedian yang tidak perlu ditanggapi dengan serius.
"Tidak perlu membesar-besarkan masalah. Jika komedian seperti Mourinho melakukan aksi tersebut, itu tidak berarti apa-apa," ketus Zamparini sebagaimana dikutip
Goal, Selasa (23/2/2010).
Lebih lanjut, Zamparini juga menertawakan klaim Mourinho yang menyebut adanya konspirasi untuk menjatuhkan I Nerazzurri. "Mendengar Inter mengeluh tentang 'ketidakadilan' membuat saya melompat dari kursi. Apalagi, ketidakadilan yang mereka keluhkan itu sama sekali tidak benar," tuturnya.
"Inter merepresentasikan kekuatan dalam sepakbola. Jika dua pemain Palermo yang diusir dari lapangan, tidak akan ada yang terjadi," lanjut Zamparini lagi.
Zamparini agaknya menyadari kata-katanya bisa menimbulkan masalah. Dia pun segera meralat sebagian pernyataannya. "Saya pikir Samuel tidak menyikut lawannya hingga berujung pada kartu merah pertama Inter. Dan saya tidak akan mengusir Cordoba, karena apa yang dilakukannya bukanlah tindakan kekerasan."
(
van)