Zamparini: Mourinho Seorang Komedian

Defanie Arianti - Okezone
Selasa, 23 Februari 2010 20:18 wib
Foto: Maurizio Zamparini / Daylife
Foto: Maurizio Zamparini / Daylife
PALERMO - Presiden Palermo Maurizio Zamparini mengimbau publik Italia untuk tidak menganggap serius segala aksi provokatif Jose Mourinho. Bagi Zamparini, arsitek Inter Milan itu tak ubahnya seorang komedian.
 
Komisi Disiplin (Komdis) Lega Calcio menjatuhkan hukuman tiga laga kepada Mourinho akibat tindakannya yang dinilai tendensius pada laga kontra Sampdoria, akhir pekan lalu. Pelatih Portugal yang kesal dengan kepemimpinan wasit karena mengeluarkan kartu merah untuk Walter Samuel dan Ivan Cordoba merapatkan kedua tangannya di udara, seolah-olah tengah diborgol.
 
Dianggap menghina wasit dan asisten wasit, Lega Calcio melarang Mourinho mendampingi Javier Zanetti dkk dalam tiga pertandingan ke depan (Udinese, Genoa, dan Catania). Agen The Special One mengklaim, aksi kliennya itu sama sekali tidak bermaksud menghina wasit. Sementara, kubu Nerazzurri berencana mengajukan banding atas sanksi tersebut.
 
Atas aksi terbaru mantan pelatih Chelsea ini, Zamparini menyikapinya dengan sinis. Berbicara kepada Radio Rai, Zamparini menyebut Mourinho adalah seorang komedian yang tidak perlu ditanggapi dengan serius.
 
"Tidak perlu membesar-besarkan masalah. Jika komedian seperti Mourinho melakukan aksi tersebut, itu tidak berarti apa-apa," ketus Zamparini sebagaimana dikutip Goal, Selasa (23/2/2010).
 
Lebih lanjut, Zamparini juga menertawakan klaim Mourinho yang menyebut adanya konspirasi untuk menjatuhkan I Nerazzurri. "Mendengar Inter mengeluh tentang 'ketidakadilan' membuat saya melompat dari kursi. Apalagi, ketidakadilan yang mereka keluhkan itu sama sekali tidak benar," tuturnya.
 
"Inter merepresentasikan kekuatan dalam sepakbola. Jika dua pemain Palermo yang diusir dari lapangan, tidak akan ada yang terjadi," lanjut Zamparini lagi.
 
Zamparini agaknya menyadari kata-katanya bisa menimbulkan masalah. Dia pun segera meralat sebagian pernyataannya. "Saya pikir Samuel tidak menyikut lawannya hingga berujung pada kartu merah pertama Inter. Dan saya tidak akan mengusir Cordoba, karena apa yang dilakukannya bukanlah tindakan kekerasan."
(van)
  • Internisti » 0 Tanggapan
    apaan si nh si zamparini,komentarin mourinho mulu,gua rasa lu tuh yang nyari gara,buktinya mourinho nya aja diem aja,males komentarin omongan orang gk jelas
    Beri Tanggapan Laporkan
  • kancut biru item » 0 Tanggapan
    hei soenjotot, kalo mau komen banyakin referensi, jangan asal bacot!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • juve mantap » 0 Tanggapan
    ah..calciopoli mulu yang digembor2kan..basi lu..ga tau fkta yg sbnerny asal celoteh aja.buka juventuz.com. oya,juve blm brprestasi krn memang hrus mule dr awal krn bnyk pemain yg pindah,bkn krn g dibntu wasit..heuh..lebayy
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Tampan » 0 Tanggapan
    Emang komen internisti selalu ga mutu dan sampah.... Apa hubungannya coba sama Juve... Ko tiba2 dibawa2.... Sebegitu irinya kah kalian dengan Juve???? hahahahahahahahahaha Kasihan
    Beri Tanggapan Laporkan
  • soenjoto sjahpoetra » 0 Tanggapan
    setidaknya intermilan tdk calcio poli seperti juventus, coba lihat skrg setelah calcio poli diberantas juventus berantakan ngg karuan. bravo inter aku fans arsenal selalu mendukungmu.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit