MANCHESTER - Emmanuel Adebayor mengaku berat menjalani hari-harinya selama enam bulan terakhir. Namun kini, striker Manchester City merasa kembali bergairah saat di lapangan.
Seperti diketahui, September 2009 lalu, Adebayor mempersembahkan kemenangan kontroversi 4-2 saat melawan mantan klubnya, Arsenal. Praktis, striker jangkung ini menuai kecaman dari pendukung setia The Gunners.
Sedangkan awal Januari lalu, Timnas Togo mengalami insiden penembakan di perbatasan Angola. Bus yang mereka tumpangi diserang tiba-tiba dan mengakibatkan asisten pelatih serta dua orang staf tewas seketika.
Beruntung, Adebayor luput dari terjangan peluru. Namun, kejadian ini meninggalkan trauma mendalam baginya. Togo absen dari kompetisi sepakbola paling bergengsi di Benua Hitam dan terancam larangan tampil, empat tahun mendatang.
“Kejadian Jumat, 8 Januari, sekira pukul 2 siang, saya sempat berpikir takkan kembali merumput lagi dan mencetak gol. Tapi, Tuhan mengulurkan tanganNya,” kenang Adebayor.
“Tapi, bisa saja saat ini saya sudah dalam peti mati, dikubur di suatu tempat, atau sudah di surga. Saya tidak tahu dan ini sangat berat bagi saya,” paparnya.
Ya, Adebayor melengkapi kemenangan 2-0 The Citizens atas Bolton Wanderers, malam tadi. Striker kelahiran 25 tahun silam mencetak gol di menit 73, setelah sebelumnya Carlos Tevez melesakkan gol pembuka di menit 31. Ini adalah momen kebangkitan baginya.
“Saya sangat suka mencetak gol dan dimanapun berada, saya selalu bertekad mencetak gol dan menikmatinya,” tandas mantan striker AS Monaco, dikutip dari Tribalfootball, Rabu (10/2/2010).
(Azwar Ferdian)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.