Zac: Lini Tengah, Masalah Utama Juve!

Achmad Firdaus - Okezone
Minggu, 7 Februari 2010 12:17 wib
Foto: Daylife
Foto: Daylife
LIVORNO - Pelatih anyar Juventus Alberto Zccheroni belum mampu memberikan kemenangan di dua pertandingan yang dilakoninya. Teranyar, Juve kembali hanya bermain imbang 1-1 menghadapi tuan rumah Livorno, dini hari tadi. Menurut Zac, akar permasalahan Juve saat ini terletak pada lini tengah.

Ya, dalam laga tersebut, Juve tampak belum mampu keluar dari krisis kepercayaan diri. Terbukti, Alessandro Del Piero dkk harus tertinggal lebih dulu melalui gol Antonio Filippini (26’), sebelum Nicola Legrottaglie menyelamatkan muka Si Nyonya Tua lewat gol penyeimbangnya, empat menit sebelum babak pertama usai.

Menurut Zaccheroni, kegagalan Juve meraih hasil sempurna di laga ini adalah karena barisan lini tengahnya gagal mengalirkan bola dengan baik ke depan. Felipe Melo, Diego Ribas dan Antonio Candreva dinilai kurang kreatif.

“Kami lambat dalam mengalirkan bola, sehingga permainan kami mudah ditebak. Lini tengah merupakan problem utama tim ini sejak awal musim,” papar Zaccheroni sebagaimana dikutip Football-Italia, Minggu (7/2/2010).

“Jika pergerakan kami di lapangan tengah buruk, maka itu pasti akan berpengaruh pada hasil akhir. Saya yakin, bisa segera menyelesaikan permasalahan ini. Namun, tidak bisa dalam kurun waktu beberapa hari,” tambahnya.

Dengan hasil ini, posisi Juventus memang rawan. Saat ini, La Vecchia Signora (35) harus turun ke posisi enam klasemen, tergeser Palermo (37) yang pada saat bersamaan sukses menekuk Parma (2-1). Posisi Juve bahkan terancam semakin merosot, jika pada laga malam nanti, Sampdoria (33) mampu membungkam tuan rumah Siena.

Menanggapi fakta di atas, Zaccheroni mengaku masih cukup yakin mampu mengantar Juve mengakhiri musim di zona Liga Champions. Namun, ia juga tak menampik bahwa Juventus harus bersaing ketat dengan beberapa rival seperti Napoli dan Fiorentina hingga akhir musim.

“Tim yang mampu menampilkan performa konsisten akan berhak untuk menempati zona Liga Champions. Ada beberapa tim yang akan memperebutkan tempat di bawah tiga besar (posisi empat). Jadi, saya yakin, perburuan tiket ke Liga Champions akan terus sengit hingga laga terakhir musim ini,” cetus mantan pelatih Inter dan AC Milan ini.

“Beberapa tim tengah mempersiapkan untuk beradu sprint, termasuk kami dan Fiorentina. Jadi, kami semua memiliki peluang yang sama untuk bisa mengakhiri musim di zona Liga Champions,” tutupnya. (acf)
  • blackAzzurri » 0 Tanggapan
    nah, bner khan.. ganti pelatih pun sama aja.. menurutku kmaren sbenernya bukan melulu kesalahan Ferrara. aku ngga setuju ma pendapat mister Zach. aku justru ngga melihat adanya kesalahan fatal di central midfielder juve. setahuku, tim ngga bisa selalu membebankan fondasi permainan pada para midfielder. karena sebenarnya ada banyak cara untuk melancarkan aliran bola, misalnya melalui wide-movement (winger), atau kombinasi long-pass middle-pass memanfaatkan peran post-player (penahan bola di areal musuh, biasanya striker), atau lewat penetrasi2 oleh para ahli dribble, dan sebagainya.. kurang lengkapnya komposisi pemain juve saat ini berakibat lubang di beberapa sektor, terutama tidak adanya winger kualitas tinggi (baik bek sayap maupun penyerang sayap) yg bisa dijadikan alternatif alur serangan, ataupun membawa sedikit keajaiban di saat genting. dan lemahnya sektor striker akibat absennya Iaquinta dan turunya kualitas delpi-treze berkat usia, pun performa amauri juga ngga sebaik yg diharapkan. lemahnya sektor sayap juga berakibat lemahnya defense, terutama saat menghadapi serangan musuh dari samping kotak penalti.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • nucleo » 0 Tanggapan
    keep spirit... kami percaya kamua akan bangkit JUVE !!1
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit