MEXICO - Selamat dari insiden penembakan, striker Paraguay Salvador Cabanas belum bisa sepenuhnya lega. Banyak pihak meragukan pemain 29 tahun bisa kembali ke lapangan hijau. Dokter Ernesto Martinez yang merawat Cabanas rupanya cukup optimistis dengan peluang pasiennya itu.
Cabanas masih memiliki sebutir peluru tertanam di kepalanya setelah seseorang tak dikenal menembaknya di sebuah bar di Mexico City, beberapa waktu lalu. Sempat dalam kondisi koma, kondisi Cabanas kini berangsur membaik. Awal Februari ini, dia bahkan sudah mampu merespon tim investigasi seputar insiden menyedihkan yang dialaminya.
Memang masih terlalu dini untuk memprediksi kelangsungan karir bomber Club America. Namun, Dr. Martinez mengklaim, perkembangan kondisi Cabanas bisa jadi merupakan sinyal positif.
"Masih sangat prematur untuk mengatakan Cabanas akan bisa kembali bermain, tapi perkembangannya bagus," cetus Martinez seperti disitat Goal, Sabtu (6/2/2010).
"Bermain sepakbola tidak hanya melibatkan kegiatan berjalan dan berlari, tapi juga koordinasi mental, pemikiran dan strategi. Kami belum tahu bagaimana kondisi Cabanas dalam aspek ini," imbuhnya.
Martinez menjelaskan, Cabanas saat ini menerima terapi intensif setiap harinya sebagai bagian proses penyembuhan. Namun, dia menolak menyebutkan spekulasi tentang masa terapi tersebut.
"Cabanas adalah pria yang kuat dan sehat. Semuanya berjalan baik. Kami tidak bisa mengatakan berapa lama tepatnya dia akan menjalani terapi intensif atau sampai kapan dia akan berada di rumah sakit. Kami belum tahu," pungkas Martinez.
(
van)