Foto: Daylife
MILAN - Inter Milan terus berjaya di puncak klasemen Serie A kendati telah ditinggalkan mesin golnya, Zlatan Ibrahomovic. Pelatih Inter Jose Mourinho bahkan mengklaim, tanpa Ibra, penampilan timnya justru jauh lebih baik.
Sepanjang musim lalu, Inter ramai dikritik media massa Italia yang menilainya terlalu bergantung pada Ibra. Keberhasilan Nerazzurri merengkuh trofi scudetto musim lalu juga disebut banyak kalangan tak lepas dari strategi “memberikan bola kepada Ibra” yang kemudian mengkonversinya menjadi gol.
Namun, anggapan tersebut langsung dibantah Mourinho dengan keberhasilannya mengantar Inter tetap kokoh di puncak klasemen sementara Serie A, kendati tanpa diperkuat Ibra yang hengkang ke Barca pada awal musim ini.
“Kenyataannya, penampilan Inter sekarang lebih baik (tanpa Ibra). Tim ini bahkan memainkan sepak bola lebih baik dibanding musim lalu,” tegas Mou seperti dikutip Goal, Rabu (3/2/2010).
Kendati mengaku timnya sama sekali tak kehilangaan sosok Ibra, namun, Mourinho mengakui jika manajemen klub sempat berpikir panjang sebelum akhirnya melego Ibra ke Barca. Lebih lanjut, pelatih asal Portugal ini justru terkesan dengan langkah yang diambil manajemen Inter untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Ibra. Merekrut, Samuel Eto’o, Diego Milito dan Wesley Sneijder yang terbukti mampu memberikan kontribusi besar.
“Suatu hal yang normal bila sebuah tim bertanya-tanya dan ragu, dan itulah yang terjadi saat Inter memutuskan menjual Ibrahimovic,” lanjutnya.
“Tapi, lihat apa yang kami lakukan setelah Ibra hengkang. Apa yang klub lakukan, mereka mengambil langkah ekonomis dengan menjual Ibra dan merekrut sejumlah pemain yang sesuai dengan kebutuhan klub,” tutup mantan pembesut FC Porto dan Chelsea ini. (acf)