LONDON - Peluang Arsenal merebut tahta tertinggi Premier League musim ini kian memudar. Setelah menyia-nyiakan peluang kala menghadapi Aston Villa, klub London Utara harus menelan kekalahan memalukan 1-3 dari sang juara bertahan Manchester United di hadapan pendukungnya sendiri, akhir pekan lalu.
Pasukan muda Arsene Wenger mengusung asa tinggi kala menjamu The Red Devils di Emirates Stadium, Minggu (31/1/2010). Kemenangan atas United akan mengantarkan mereka ke peringkat dua dan menempel pimpinan klasemen sementara Chelsea.
Namun, armada Gunners tak mampu membendung ketangguhan United yang terang-terangan mengeksploitasi lemahnya lini pertahanan Cesc Fabregas dkk. Alhasil, Nani, Wayne Rooney, dan Park Ji Sung sukses menjebol gawang Manuel Almunia. Arsenal hanya mendapat gol hiburan dari bek Belgia Thomas Vermaelen di penghujung laga.
Kekalahan itu membuat Arsenal (49) tertinggal lima angka dari Chelsea (54) yang berpeluang memperlebar jarak saat bertandang ke Hull City, Rabu (3/2/2010) dini hari WIB. Playmaker Rusia Andrei Arshavin pun mengaku kian pesimistis dengan peluang timnya mengakhiri paceklik gelar.
"Semakin sulit untuk meyakini kami bisa meraih tempat teratas setelah kekalahan (dari United) itu," keluh mantan bintang Zenit St Petersburg seperti disitat
The Guardian, Selasa (2/2/2010).
Meski demikian, The Gunners masih bisa menghidupkan peluang jika berhasil melewati hadangan Chelsea pada big match akhir pekan ini di Stamford Bridge. Jelas, Arshavin berharap banyak pada laga tersebut.
"Saya membagi jadwal pertandingan dengan Aston Villa, Manchester United, Chelsea dan Liverpool menjadi dua bagian. Bagian pertama sudah dilewati, masih ada dua pertandingan. Saya harap, kami bisa melakoninya dengan lebih baik," ungkap Arshavin.
The Blues meluluhlantakkan Arsenal 3-0 ketika kedua klub berhadapan di Emirates Stadium, akhir November silam. Nah, akankah kali ini Arsenal menunjukkan 'keajaiban' dan kembali masuk ke peta persaingan bersama Chelsea dan United?
(
van)