ROMA - Lazio belum mampu meraih hasil maksimal dalam tiga laga Serie A terakhir. Meski begitu, bomber veteran Julio Cruz mengaku puas dengan hasil imbang (1-1) yang diraih kala menghadapi Juventus di Olimpico Turin, Senin (1/2/2010) dini hari WIB.
Performa yang cenderung menurun musim ini membuat Lazio terlempar dari persaingan papan atas bersama Inter Milan, AC Milan, Juventus, dan AC Roma. Hingga pekan ke-22, Biancoceleste masih terdampar di peringkat 15 dengan total perolehan 22 poin, hanya unggul dua angka dari Catania yang berada di zona degradasi.
Dibandingkan Juventus yang sempat bersaing ketat dengan Il Diavolo Rosso, Lazio jelas kurang diunggulkan pada pertandingan dini hari tadi. La Vecchia Signora nyaris menambah panjang daftar kekalahan Lazio ketika bomber sekaligus kapten Alessandro Del Piero melesakkan penalti di menit 70.
Namun, hanya berselang delapan menit, tim tamu berhasil menyamakan kedudukan melalui gelandang Stefano Mauri sekaligus membatalkan selebrasi Juve yang kini ditukangi Alberto Zaccheroni.
Kendati hanya merengkuh satu poin, Cruz tetap menyambut gembira hasil tersebut. El Jardinero berharap, ini menjadi awal kebangkitan Biancoceleste dan membantu tim merangkak ke papan atas klasemen hingga akhir musim nanti.
"Di babak pertama, kami cukup mampu mengendalikan lawan dengan membatasi serangan mereka. Tapi, di awal babak kedua, Juve memberi tekanan besar kepada kami dan menghentikan gerakan kami," tutur bomber Argentina kepada
Sky Sports.
"Saat itulah kami sadar tidak akan memenangkan laga, dan berharap bisa meraih hasil imbang. Kami senang dengan hasil ini karena penting bagi tim," cetus mantan punggawa Inter Milan.
"Saya berharap, mulai hari ini dan seterusnya, situasi tim akan berubah dan kami mampu meraih hasil positif," tandas pemain bernama lengkap Julio Ricardo Cruz.
(
van)