LONDON - Harry Redknapp rupanya mulai berubah pikiran seputar isu kepindahan Roman Pavlyuchenko dari Tottenham Hotspur. Jika sebelumnya Redknapp berkeras mempertahankan bomber Rusia, kini dia justru mengaku siap melepas Pavlyuchenko dari White Hart Lane.
Dalam hitungan jam, bursa transfer musim dingin 2010 akan segera ditutup. Masa depan Pavlyuchenko bersama The Lily Whites terus menjadi bahan perdebatan karena terus menjadi pilihan terakhir Redknapp dalam mengawal lini depan skuad.
Bosan menunggu di bangku cadangan, Pavlyuchenko secara terbuka menyatakan hasratnya kembali ke kampung halaman dan bergabung dengan mantan klubnya, Spartak Moscow. Selama ini, Redknapp berusaha membujuk striker 28 tahun untuk bersabar dan memperjuangkan tempatnya di
starting XI.
Namun, mantan arsitek Portsmouth kini tampaknya tak lagi keberatan membiarkan Pavlyuchenko pergi. Dengan catatan, transfer itu juga menguntungkan pihak klub London Utara.
"Jika keputusan itu yang terbaik bagi klub, maka dengan senang hati saya akan mempersilahkannya pergi. Pavlyuchenko sudah menantikan hal ini cukup lama. Jika dia memang ingin pergi, saya pikir dia akan kembali ke Rusia," cetus Redknapp seperti disitat
Sky Sports, Senin (1/2/2010).
Pavlyuchenko tampaknya tidak perlu khawatir mencari klub baru jika benar-benar lepas dari Spurs. Rival Spartak Moscow, Zenit St Petersburg pernah menyatakan ketertarikannya terhadap striker 188cm. Sementara, klub Premier League Birmingham City baru-baru ini dikabarkan telah mengadakan negosiasi dengan perwakilan Pavlyuchenko. Namun, banderol 13 juta pounds yang disematkan kepada sang pemain agaknya cukup memberatkan klub.
"Karena Birmingham adalah klub yang masih berkembang, saya enggan mengambil langkah itu. Ketika Anda melihat klub-klub dengan uang lebih banyak menolak pemain karena alasan gaji yang terlalu tinggi, Anda paham bahwa ini merupakan keputusan tepat," jelas pelatih Birmingham Alex McLeish.
(
van)