Foto: Joan Laporta (ki) & Alfons Godall (ka)/Barcaelections2010/Ist
BARCELONA - Barcelona akan segera melakukan pemilihan presiden klub baru pada musim panas nanti. Yang menarik, wakil presiden Barca, Alfons Godall menyatakan diri siap untuk menjadi pimpinan baru Los Blaugrana, menggantikan Joan Laporta.
Seperti diketahui, masa jabatan Laporta di kursi kepresidenan klub memang akan berakhir pada akhir musim ini. Presiden klub yang berbasis pendidikan sebagai seorang pengacara ini memang masih bisa mengajukan diri kembali. Namun tampaknya, Laporta takkan mengajukan diri lagi, karena ingin terjun ke dunia politik.
Hal ini pun membuat persaingan menuju kursi kepresidenan Barca mengerucut menjadi dua kandidat. Wakil presiden klub Alfons Godall dan pesaing lama Laporta, Sandro Rosell yang sejak 2003 lalu telah mengajukan diri sebagai kandidat pemimpin Los Azulgrana.
Dari dua kandidat tersebut, Laporta secara blak-blakan memberikan dukungannya kepada wakilnya tersebut. Namun, dukungannya kepada Godall bukan karena unsur kedekatan keduanya, melainkan terkesan dengan program kerja yang dicanangkan Godall.
“Alfons Godall mampu melakukan hal yang lebih baik dari saya di sini. Dia merupakan kandidat terbaik yang telah menunjukkan ketertarikan dan keseriusannya kepada FC Barcelona,” ungkap Laporta sebagaimana dikutip Sport, Selasa (26/1/2010).
Dalam kampanye bertajuk “more (lebih)” yang sempat dikumandangkannya beberapa waktu lalu, Godall memang berjanji jika nantinya terpilih sebagai presiden klub, ia akan berusaha untuk meningkatkan apa yang telah dicapai Barca di era Laporta.
“Kami ingin membawa Barca lebih berkembang, lebih sukses, dan tentunya pertumbuhan ekonomi yang juga meningkat. Kami ingin memiliki lebih banyak partner, lebih banyak fans, lebih banyak emosi, lebih banyak anggota, solidaritas dan lebih memperkenalkan Barca di mata dunia. Alasan inilah yang membuat saya maju sebagai kandidat,” ujar Godall kepada harian olahraga Spanyol, Sport.
Lebih lanjut, Godall juga mengusung tekad, “membawa Barca mengecap periode terbaik sepanjang sejarah.”
“Kami berhasil merebut sebelas gelar dalam enam musim terakhir dan kami juga tengah menjadi model dari berbagai manajemen olahraga. Kami mewarisi sekolah olahraga yang dibangun Johan (Cruyff). Saya yakin, kami bisa melakukan hal itu,” tendasnya penuh percaya diri. (acf)