Foto: Daylife
MADRID - Atletico Madrid harus berjuang keras bila ingin lolos ke babak semifinal Copa Del Rey 2009/2010. Ini tak lepas dari hasil imbang 1-1 Atleti atas tamunya Celto de Vigo pada leg pertama di Stadion Vicente Calderon, Jumat (22/1/2010). Berbeda dengan Atletico, Racing Santander membuka peluang lolos setelah menumbangkan tamunya Osasuna 2-1.
Atletico memang harus berjuang keras saat menjamu klub segunda divison ini (Celta de Vigo). Sergio Aguero dkk bahkan harus menerima kenyataan gawang mereka bobol lebih dulu saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Adalah gelandang Roberto Trashorras yang berhasil membawa keunggulan 1-0 untuk Celta.
Tertinggal satu gol, Atletico pun berusaha keras menyamakan kedudukan. Duet Aguero dan Jose Antonio Reyes dlini depan pun kerap mengancam gawang Celta yang dikawal Yoel. Usaha para pemain Los Colchoneros pun membuahkan hasil pada menit ke-11, namun bukan berasal dari pemain depan.
Gol penyeimbang (1-1) Atletico dilesakkan pemain anyarnya Tiago yang baru diboyong dari Juventus. Meski terus menekan dan memiliki sejumlah peluang di sisa petandingan, namun Atletico tetap gagal mencetak gol tambahan dan harus puas bermain 1-1. Dengan demikian, tugas pelatih Quique Sanchez Flores ini pun bekerja ekstra keras melakoni leg kedua di Stadion Balaidos, pekan depan.
Jika Atletico gagal mengambil keuntungan di kandang, perempatfinalis lainnya Racing Santander yang bertanding beberapa jam sebelumnya sukses manaklukkan tamunya sesame penghuni La Liga Osasuna dengan skor tipis 2-1 di Stadion El Sardinero.
Pada pertemuan pertama ini, Racing memang tampil superior atas Osasuna. Beberapa peluang pun berhasil diciptakan Verdiblancos –julukan Racing–. Namun pertahanan Osasuna cukup rapat dan memaksa Racing harus puas bermain 0-0 di babak pertama.
Memasuki babak kedua, barulah Racing memegang penuh kendali permainan. Dua gol pun berhasil dicetak lewat aksi Gonzalo Colsa (63’) dan Papa Diop saat pertandingan menyisakan lima menit. Sayang kemenangan Racing pada pertandingan tak berjalan mulus, karena striker veteran Walter Pandiani berhasil mencuri satu gol bagi Osasuna di akhir pertandingan (88’).
Kendati kalah (1-2), namun dengan torehan satu gol, Osasuna masih bisa berharap pada leg kedua di kandang mereka, Reyno de Navarra pekan depan. Osasuna hanya membutuhkan kemenangan 1-0 untuk bisa melaju ke semifinal. (acf)