Foto: Daylife
MANCHESTER - Pelatih Manchester City Roberto Mancini melakukan pembelaan diri, usai timnya menderita kekalahan 0-2 dari Everton, dalam lanjutan Premier League, Minggu (17/1/2010) dini hari. Pelatih anyar tersebut menyatakan bahwa dirinya bukanlah seorang penyihir.
Sejak menangani The Citizens, akhir Desember lalu, Mancini menorehkan catatan positif dengan kemenangan beruntun, baik dalam ajang Premier League maupun FA Cup. Sayangnya, laju pelatih asal Italia ini tersendat, saat skuad asuhannya menyerah di hadapan publik Everton, di Goodison Park.
Menanggapi kekalahan ini, Mancini tak lantas menyalahkan armadanya. Dia pun menegaskan bahwa dirinya bukanlah pelatih yang sempurna, yang selalu menggiring timnya meraih kemenangan.
"Saya bukan seorang penyihir, saya adalah pelatih! Kerja keras akan mengembangkan permainan kami. Ya, itulah tujuan musim ini, dimana kami harus terus berkembang di setiap permainan," ungkap Mancini, melalui situs resmi City.
"Jadi, lihat saja nanti di mana kami mengakhiri Premier League dan FA Cup," tandas pelatih kelahiran 45 tahun silam, dikutip dari Goal, Minggu (17/1/2010).
Kendati demikian, Mancini pun mengakui tidak maksimalnya performa Carlos Tevez dkk menjadi salah satu penyebab kekalahan, disamping absennya bomber Emmanuel Adebayor, yang masih trauma usai serangan penembakan yang menimpa Timnas Togo.
"Ya, saya harus melayangkan pujian untuk Everton. Saya mengakui mereka bermain lebih bagus dari kami," imbuh mantan pelatih Inter Milan ini.
(zwr)