Foto: Daylife
CABINDA - Pemerintah Angola memberikan jaminan penuh atas keselamatan tim kontestan Piala Afrika 2010. Komentar ini diutarakan langsung Perdana Menteri Angola, Paulo Kassoma menyusul insiden penembakan yang dialami bus Timnas Togo, Jumat kemarin.
Dalam insiden penembakan yang memakan empat korban jiwa ini, Kassoma menyebutnya dengan “insiden yang terisolasi.” Setelah berbicara dengan Presiden Asosiasi sepakbola Afrika (CAF) Issa Hayatou, Kassoma mengucapkan rasa simpatinya kepada skuad Timnas Togo.
“Pemerintah Angola mwengucapkan simpati dan memberikan dukungan moral penuh kepada delegasi Timnas Togo,” papar Kassoma sebagaimana dikutip L’Equipe, Minggu (10/1/2010).
Lebih lanjut, Kassoma juga menyatakan bahwa Angola telah menerjunkan “perawat dan dokter terbaik” untuk memberikan perawatan kepada rombongan pemain dan staff Timnas Togo yang mengalami luka-luka atas insiden tersebut dan memberikan jaminan keselamatan kepada seluruh kontestan yang akan berlaga di Angola.
“Pihak kepolisian kami telah bertindak cepat dan melakukan serangan balik. Insiden ini juga tak lantas membuat orang ragu akan kompetensi pasukan pertahanan di Angola,” tambahnya.
“Cabinda merupakan sebuah provinsi di Angola seperti yang lainnya. Jadi, tak ada alasan untuk melarang Cabinda menggelar Piala Afrika,” tutupnya.
Rumor menyebut, insiden yang menimpa Timnas Togo ini dilakukan oleh Front Liberia di kawasan Cabinda (FLEC). Mantan pimpinan FLEC Antonio Bento Beme, menyatakan, “penyerangan ini mungkin dikarenakan pemerintah Angola menganggap remeh Front tersebut.” (acf)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com