MILAN - Nama Marco Materazzi dipastikan tidak akan masuk dalam skuad Italia pada Piala Dunia 2010. Matrix pun berencana akan tur keliling Amerika Serikat menggunakan caravan (rumah mobil) bersama keluarga dan kerabat pada perhelatan Piala Dunia 2010, Juni-Juli nanti.
Defender Italia ini mengatakan bahwa sampai saat ini dirinya tetap menyimpan marah pada aksi Zinedine Zidane, yang menanduknya pada laga final Piala Dunia 2006 lalu. Seperti dikutip La Repubblica, Selasa (5/1/2010), Materazzi masih menunggu pernyataan maaf dari Zidane.
Zidane sendiri sudah menegaskan dirinya tidak menyesali tindakannya. Pasalnya, Zizou bicara soal harga diri setelah Matrix menghina ibu dan adiknya. Zidane yang diusir wasit pada laga final itu, harus menyaksikan kekalahan Prancis dari Italia pada babak adu penalti.
Materazzi mengatakan, aksinya memprovokasi Zidane mirip dengan hand ball Thierry Henry yang dilakukan pada laga play-off melawan Rep Irlandia beberapa waktu lalu. Menurutnya ini adalah bumbu dalam sepakbola.
"Saya sudah lama tidak berlibur dengan keluarga. Dan saya ingin melakukan perjalanan panjang keliling AS, pada liburan musim ini yang bertepatan dengan Piala Dunia 2010," jelas Matrix.
"Mengenai insiden di final empat tahun lalu saya masih menunggu permintaan maaf dari Zidane. Bila Anda berbicara permainan sportif, ini adalah preseden. Anda bisa lihat tindakan Henry untuk membawa timnya menang," lanjut mantan pemain Perugia ini.
Materazzi memang bukan lagi pilihan utama dalam lini belakang Inter Milan. Namun, manajemen Inter masih memberinya perpanjangan kontrak hingga musim 2012.
(
zwr)