Foto: Liverpool/Reuters
NYON - Liverpool memang bukan termasuk dalam tim unggulan di pentas Europa League. Kendati demikian, hal itu tidak menyurutkan ambisi Rafael Benitez membawa The Reds berjaya di turnamen ini.
Liverpool terpaksa berlaga di Europa League 2009 setelah gagal bersaing dengan Fiorentina dan Lyon. Steven Gerrard dkk mencoba menjadikan turnamen kelas ini ajang balas dendam.
Dalam babak 32 besar, Liverpool akan berhadapan dengan Unirea Urziceni. Tim asal Rumania itu juga terpaksa berlaga di Europa League setelah menempati peringkat ketiga di Liga Champions.
Meski begitu, Benitez sadar bahwa Unirea bukanlah tim kacangan. Mantan arsitek Valencia itu harus bekerja keras dalam mempersiapkan Gerrard dkk sebelum berhadapan dengan jawara Liga Rumania itu.
“Terlalu cepat membicarakan gelar juara. Sebab, kami baru bermain pada Febuari mendatang. Jadi, kami memiliki banyak waktu untuk menyiapkan diri dan belajar mengenai tim lain,” jelas Benitez.
“Unirea merupakan lawan tangguh. Tapi, sangat penting memenangi sebuah gelar juara. Europa League memang berbeda dengan Liga Champions, namun ada beberapa tim bagus di sini,” lanjut arsitek asal Spanyol itu.
“Jika kami bisa, Liverpool harus bisa lolos ke babak selanjutnya dan membuka peluang menjadi juara di turnamen ini. Kami akan berusaha keras mewujudkannya,” tandasnya dikutip Sky Sports, Sabtu (19/12/2009).
Jika Liverpool berhasil lolos dari hadangan Unirea, maka The Reds akan berhadapan dengan pemenang antara tim asal Prancis Lille dan wakil Turki, Fenerbahce pada babak 16 besar mendatang.
(hmr)