ABU DHABI - Barcelona menegaskan diri sebagai salah satu klub terbaik dunia. Raksasa Spanyol melangkah ke final Piala Dunia Antar Klub 2009 usai menumbangkan wakil Meksiko Atlante FC 3-1, Kamis (17/12/2009).
Sergio Busquets, Lionel Messi, dan Pedro Rodriguez memastikan lolosnya Barca ke final Piala Dunia Antar Klub yang tahun ini dihelat di Abu Dhabi. Pada duel final yang dilangsungkan 19 Desember mendatang, jawara Eropa sudah ditantang oleh wakil Argentina Estudiantes.
Kesuksesan Barca kali ini sebenarnya tidak diraih dengan mudah. Anak-anak asuh Pep Guardiola sempat dibuat ketar-ketir oleh Atlante yang secara mengejutkan unggul satu gol di awal laga. Gelandang Guillermo Rojas mencetak gol pembuka ketika laga baru berjalan lima menit.
Berhasil mencuri keunggulan dari Blaugrana agaknya memompa kepercayaan diri pasukan los Potros de Hierro. Hingga 20 menit berikutnya, Atlante membuat Carles Puyol dkk frustrasi karena tidak juga menjebol gawang Federico Vilar.
Busquets sempat berpeluang menyamakan kedudukan, satu menit setelah Rojas mencetak gol. Umpan cantik Xavi Hernandez disambut gelandang 21 tahun melalui tandukan kepala. Namun, upaya Busquets masih mampu dimentahkan Vilar.
Sial bagi Vilar, di menit 36, Busquets akhirnya sukses membayar kegagalannya. Berawal dari umpan Xavi, Yaya Toure yang berada di depan gawang langsung meneruskan bola kepada Busquets. Tanpa pikir panjang, Busquets melesakkan tendangan voli melewati penjagaan Vilar. Skor 1-1 pun bertahan hingga turun minum.
Suasana semakin panas di babak kedua. Pasalnya, bintang Argentina Lionel Messi yang duduk di bangku cadangan selama 45 menit pertama mulai melakukan pemanasan. Ini jelas menjadi pemandangan yang telah dinanti seluruh pengunjung stadion Zayed Sports City.
Stadion pun bergemuruh ketika Pemain Terbaik Eropa 2009 memasuki lapangan di menit 54 menggantikan Yaya. Guardiola juga menurunkan Gerard Pique menggantikan Rafael Marquez.
The Messiah hanya butuh waktu satu menit untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai calon pemain terbaik dunia. Los Azulgrana segera mengendalikan laga ketika pemain berpostur mungil itu menambah perbendaharaan gol di menit 55 setelah dengan brilian mengecoh lini belakang Atlante.
Melihat anak-anaknya asuhnya terdesak, pelatih Jose Guadalupe Cruz pun berusaha memberikan angin segar bagi Atlante dengan menarik mantan punggawa Inter Milan dan Real Madrid Santiago Solari dan memasukkan Andres Carevic.
Akan tetapi, upaya Cruz akhirnya sia-sia. Barca memastikan kemenangan di menit 67 melalui Pedro Rodriguez. Andres Iniesta menjadi kreator serangan dengan menembus barikade Atlante dan melesakkan umpan cantik kepada Pedro yang telah menunggu di depan gawang.
Gol ini sekaligus menjadikan Pedro
pemain pertama sepanjang sejarah yang mampu mencetak gol dalam enam kompetisi sekaligus dalam satu musim (La Liga, Copa del Rey, Liga Champions, Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antar Klub).
(
van)