Foto: Daylife
MILAN - Ketua asosiasi pelatih Italia (AIAC) Renzo Ulivieri angkat bicara terkait perseteruan pelatih Inter Milan Jose Mourinho dengan wartawan. Menurutnya, Mourinho harus bisa lebih bersikap bijak dan menghormati orang lain.
Sejak menangani Inter pada awal musim ini, Mourinho memang kerap tersandung masalah, baik dengan pers maupun rekan-rekan sesama pelatih. Semua permasalahan tersebut konon berawal dari sikap pelatih asal Portugal ini yang arogan. Kini, Mourinho kembali menghadapi masalah pelik.
Mantan pelatih Chelsea ini kabarnya telah melakukan tindak kekerasan (mencekik) kepada wartawan Corrielle Dello Sport, Andrea Ramazzotti yang coba meminta komentarnya saat Nerazzurri ditahan 1-1 Atalanta, akhir pekan lalu. Atas perilakunya tersebut, asosiasi Liga Italia bersiap melakukan investigasi. Jika terbukti bersalah, Mourinho kabarnya berpotensi menerima sanksi berat yakni larangan tampil mendampingi klub asuhannya selama satu bulan.
"Menurut saya, ini merupakan kasus dimana setiap orang harus bisa lebih menghormati satu sama lain. Sebelumnya, kasus seperti berlum pernah terjadi. Saya setiap orang harus berpikir terlebih dahulu apa yang akan terjadi sebelum bersikap,? papar Ulivieri sebagaimana dikutip Tuttomercatoweb, Rabu (16/12/2009).
"Saya tak ingin memberi komentar terlalu jauh terkait apa yang sedang terjadi atau membahas norma susila tentang bagaimana seseorang harus bersikap saat terus berada dalam sorotan media massa,? tambahnya.
"Saya rasa, hari pengampunan dalam sepakbola telah lama hilang. Namun, ini bukanlah alasan untuk bersikap buruk dan tidak bisa mengontrol diri sendiri,? tandas Ulivieri. (acf)