Gol Cepat, Persib Menang

|

Raka Zaipul - Koran SI

Foto: ist

Gol Cepat, Persib Menang
BANDUNG - Gol cepat defender Persib Nova Arianto pada menit ke-5 membuka kemenangan Persib Bandung menjamu Persela Lamongan, pada lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (6/12/2009) malam. Sundulan striker Hilton Moreira memperbesar kemenangan Maung Bandung 2-0 atas tamunya.

Sejak wasit Sulistyoko membunyikan peluit babak pertama, permainan Maman Abdurahman dkk sudah dalam tempo yang cepat. Serangan dan tekanan yang dilakukan dari lini tengah menuju lini depan terbangun nyaris sempurna. Hasilnya, kemelut di depan gawang Persela membuahkan gol pertama bagi Pangeran Biru.

Gelandang asal Thailand Suchao Nutnum melakukan tendangan spekulasi di luar kota pinalti. Tendangan tersebut langsung disambut bomber Christian Gonzales dengan tendangan salto. Setelah bola lepas dari kiper Persela Fauzal Mubaraq, Nova Arianto yang berdiri bebas di sisi kanan langsung melesakan bola ke gawang Persela.

Unggul 1-0 di babak awal, membuat serangan yang dibangun Eka Ramdani semakin gencar. Bahkan, pada menit ke-9, pemain yang akrab disapa Ebol ini melesakan tendangan keras yang ditepis Fauzal ke sisi kanan gawangnya. Melihat serangan cepat ini, para punggawa Maung Bandung semakin termotivasi menciptakan gol.

Peluang berikutnya dihasilkan dari operan sayap kiri Atep yang disambut sundulan Hilton. Hanya saja, bola masih ditangkap sempurna oleh Fauzal. Pada menit ke-18 sempat terjadi insiden yang melibatkan Nova Aryanto dengan gelandang Persela Tomy Rifka yang sebelumnya mengganjal Eka dengan keras. Wasit akhirnya mengeluarkan kartu kuning pertama bagi Tomy.

Permainan cantik yang dimainkan skuad Pangeran Biru ternyata belum dimaksimalkan oleh seorang Christian Gonzales. Hingga tujuh kali laga, mantan top skor selama empat musim ini belum juga menghasilkan sebuah gol. Padahal, beberapa peluang sempat berada di depan mata striker asal Uruguay.

Bomber dengan julukan El-Loco ini mendapat peluang emas pada menit ke-25. Manuver Eka dari tengah lapangan berhasil dimainkan oleh Eka-Gonzales lewat bola pendek. Hanya saja, saat berada di depan gawang Fauzal, tendangan kaki kiri El-Loco masih menyamping di sisi kanan gawang. Selang tiga menit, operan sisi kanan Cucu Hidayat juga belum membuahkan gol perdana bagi El-Loco. Sundulannya masih berada di atas gawang Persela. Hingga turun minum, Persib masih unggul 1-0.

Pada babak kedua, serangan yang dilakukan kedua tim semakin cepat. Kedua tim saling memainkan bola-bola pendek yang mengancam kedua gawang. Namun, pada menit ke-59, Maung Bandung kembali unggul melaui sundulan Hilton yang menyambut umpan Atep dari sisi kiri. Pemain asal Brasil ini pun melakukan selebrasi gol keduanya di ajang LSI musim ini.

Tertinggal 2-0, Laskan Joko Tingkir terus menaikan tempo serangan. Dengan memasukan eks striker Persi Dicky Firasat menggantikan Gangga Mudana, serangan Persela semakin hidup. Termasuk, saat Eks striker timnas merah-putih Kurniawan Dwi Julianto yang digantikan Verney Pas Bokry, membuat beberapa kali gawang Sinthaveechai "Kosin" Hathairattanakool terancam. Beruntung, kesigapan lini belakang Maung Bandung mampu meredam serangan Persela.

Meski Gonzales sudah digantikan Budi Sudarsono, namun eks striker Sriwjaya FC ini juga belum menyumbang gol bagi Persib. Peluang pada menit ke-69 dan menit ke-90 hanya melebar ke gawang Laskar Joko Tingkir. Hingga selesai pertandingan, Persib bisa merayakan kemenangan ketiga dari tujuh kali laga.

Pelatih kepala Jaya Hartono terlihat sumringah atas keunggulan tim asuhannya tersebut. Pelatih asal Medan ini menilai serangan kedua tim sangat bervariatif. Hanya saja, perfoma Persib yang unggul tipis diatas Persela membuat timnya bisa menguasai lapangan.

"Ini laga yang bagus. Kedua tim saling serang. Tapi Alhamdulillah, kita bisa unggul di kandang," ujar Jaya usai laga.

Meski dalam keadaan keletihan seusai laga di Wamena, Jaya mengaku dengan bermain kolektif dan improvisasi yang baik, para punggawanya bisa bermain efektif. Soal belum terciptanya gol dari Gonzales dan Budi, Jaya mengakui penurunan performa strikernya, terutama Gonzales. "Tapi kita akan tetap support dia (Gonzales) agar bisa bermain bagus laga berikutnya," tandasnya.

Sementara arsitek Persela Widodo C Putra mengakui, gol cepat Persib membuat konsentrasi para pemainnya sedikit buyar. Pada babak awal, dia melihat Persib menguasai lapangan. Namun, pada babak kedua diakuinya para pemainnya bermain lepas dan mulai melakukan tekanan. "Tapi inilah sepakbola. Apa yang terjadi di lapangan selalu tak terduga," katanya.

Mengenai kekalahan perdananya pada ajang LSI kali ini, Widodo akan melakukan evaluasi. Hanya saja, dia melihat terjadi komunikasi yang kurang baik antara lini belakang dan kiper. Sehingga, dengan mudah pemain Persib bisa menciptakan gol. Kedua pelatih sama-sama mengkritik kepemimpinan wasit Sulistyoko yang dianggap mereka tidak tega dalam mengambil keputusan. Sehingga, kedua tim sama-sama dirugikan keputusan wasit.
(van)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Sanchez Bawa The Gunners Unggul Sementara