Foto: Daylife
ROMA - Juventus harus benar-benar mampu mengkondisikan publiknya ketika menjamu Inter Milan akhir pekan nanti. Pasalnya presiden FIGC Giancarlo Abete sudah memberikan ultimatum jika fans mereka kembali menghembuskan isu rasis pada duel maut tersebut.
Pertempuran bertajuk "Derby d Italia" ini diketahui sudah memanas sejak awal. Itu merujuk kepada persaingan kedua tim di klasemen sementara Serie A, ditambah insiden pelecehan yang dilakukan Juventini terhadap bomber muda Nerazzurri Mario Balotelli beberapa waktu silam.
Terkait kasus Balotelli yang ditenggarai mengarah kepada rasisme, Abete menaggapi serius. Dia langsung mengamanatkan kepada wasit agar menghentikan pertandingan jika tindakan serupa kembali terjadi.
"Juve-Inter adalah pertandingan dua klub besar di Italia dan pastinya akan sangat menarik," ujar Abete.
"Sebelumya mari kita berbicara masalah teknis. Jika hal yang kita takutkan bersama tersebut benar-benar terjadi, maka kami akan mengambil tindakan tegas dan menunda pertandingan," tegasnya seperti dikutip Goal, Selasa (1/12/2009).
Sebelumnya pihak La Baneamata sudah terlebih dulu menyatakan siap melakukan mogok jika mereka diperlakukan tidak baik di Olimpico Turin.
(msy)